PURWOKERTO.SUARA.COM – Gelaran Karang Pamitran Nasional (KPN) tahun 2023 memang telah berakhir pada 8 Juli 2023 kemarin.
Namun beberapa kenangan dan pengalaman berharga tertancap dengan deras dihati para ribuan peserta yang datang dari seluruh penjuru Indonesia dan tak terkecuali perwakilan dari Kwarcab Banjarnegara.
Seperti diketahui, Karang Pamitran tingkat nasional yang dihelat pada 3-8 Juli 2023 di bumi perkemahan Wiladatika, Cibubur, Jakarta resmi ditutup oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia melalui Deputi Pemberdayaan Pemuda.
Deputi Pemberdayaan Pemuda Yohan mengatakan KPN 2023 ini menjadi salah satu kunci keberhasilan bagi pembinaan kepramukaan menuju Pramuka Emas 2045 mendatang seperti dilansir dari laman KPN.
“Dengan pola pembinaan yang benar, didukung SDM yang berkualitas dan tata kelola organisasi yang akuntabel serta transparan, Pramuka akan menjadi pilihan terbaik generasi muda, utamanya mereka yang berusia 16 sampai 30 tahun,” ujarnya.
Pihaknya yakin anggota pramuka akan makin bertambah besar dengan semakin meningkatnya peserta didik yang ada di sekolah menengah dan perguruan tinggi.
“Pramuka berkontribusi dalam membentuk perkembangan kehidupan fisik, sosial, intelek, dan rohani yang seimbang sebagai bagian dari pembentukan karakter bangsa,” lanjutnya.
Selain itu pihaknya juga berharap KPN dapat meningkatkan kecakapan dan keterampilan, sikap, dan tindakan para peserta mempersiapkan diri menjadi SDM pembangunan bangsa dan negara sebagaimana cita-cita founding fathers terdahulu.
“Lewat KPN ini diharapkan terbentuk calon-calon pemimpin baru yang trengginas, memiliki keteladanan dan mampu membangun dirinya serta diharapkan muncul sebagai agen perubahan, kekuatan moral, dan kontril sosial dalam menuju pemuda berkarakter, berkapasitas, dan berdaya saing di era revolusi industri 4.0,” tegasnya.
Untuk menghadapi revolusi industri 4.0, Indonesia membutuhkan generasi muda atau generasi milenial yang kreatif dan inovatif di era kompetitif.
Sementara itu ditemui terpisah, Kepala Pusdiklatcab Banjarcahyana Kwarcab Banjarnegara Arif Najib Sustiono mengatakan, Karang Pamitran merupakan pertemuan pembina untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan persaudaraan serta meningkatkan pengetahuan, pengalaman, dan kepemimpinan.
“Lewat KPN ini diharapkan akan mempererat hubungan kekeluargaan dan persaudaraan serta meningkatkan pengetahuan dalam mengelola kegiatan kepramukaan di Gugus Depan,” ujarnya.
Lebih jauh dia mejelaskan, Karang pamitran diadakan untuk pertemuan pembina pramuka putri dan putra, dengan memperhatikan sistem satuan terpisah.
“Sesuai dengan kepentingannya, maka dapat diadakan pengelompokkan pembina pramuka siaga, penggalang, serta penegak dan pandega,” lanjutnya.
Pihaknya juga menjelaskan, sebanyak 14 pembina pramuka dari tingkat siaga, penggalang dan penegak dari Banjarnegara telah mengikuti kegiatan dengan baik dan lancar.
Berita Terkait
-
Sosialisasi Gerakan Transisi PAUD ke SD Digencarkan di Kecamatan Rakit Banjarnegara, Ternyata Ini Tujuannya
-
Berjarak 1,4 KM dari Alun-alun, Bioskop Ini Satu-satunya Di Banjarnegara, Menyajikan Film Terbaru
-
Sempat Dilaporkan Hilang, Gadis Asal Banjarnegara Digilir Sejumlah Remaja di Pekalongan
-
Link Live Streaming Persib Bandung vs Dewa United Hari Ini
-
Purwaceng Hanya Ada di Dieng, Ternyata Ini Khasiatnya
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Mengenal Habib Mahdi Alatas, Sosok Lantang Suarakan Pelecehan oleh Syekh Ahmad Al Misry
-
Cek Perbedaan Wuling Eksion EV dan PHEV, Biar Nggak Nyesel Pas Turun dari Dealer
-
Ikan Hias Mati karena Listrik Padam: Derita Warga Pringsewu Terbayar Usai Pencuri Kabel Diringkus
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Hangat dan Penuh Makna, EsCampur97 Hadirkan Pameran Space of Happiness
-
Mengintip Kecanggihan Toyota Woven City Kota Masa Depan Berbasis AI untuk Mobilitas Global
-
Daycare Little Aresha Disegel, Ini Tips Pilih Tempat Penitipan Anak yang Ideal
-
Wariskan Kicauan Burung: Mengapa Berburu dengan Senapan Angin Merusak Desa?
-
The Manipulated: Saat Korban Terpaksa Menjadi Pelaku untuk Bertahan Hidup
-
Imbang dan Atmosfer Damai, Marcos Santos Angkat Topi untuk Bobotoh dan Aremania