Namun, analisis menggunakan metode radiokarbon menunjukkan bahwa Gunung Padang mungkin memiliki usia yang jauh lebih tua dari perkiraan sebelumnya.
Beberapa penelitian menyatakan bahwa situs ini berusia sekitar 20.000 tahun atau bahkan lebih tua lagi.
Penanggalan usia yang kontroversial ini telah menarik perhatian banyak arkeolog dan sejarawan dari seluruh dunia.
Jika penanggalan usia ini benar, Gunung Padang bisa menjadi salah satu situs manusia tertua yang diketahui di dunia.
Pengaruh Periode Kerajaan Hindu-Buddha
Selain menjadi situs megalitikum, Gunung Padang juga memiliki pengaruh yang kuat dari masa Periode Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia.
Seiring dengan perkembangan agama Hindu dan Buddha di kepulauan Indonesia, situs ini kemungkinan telah menjadi tempat ibadah dan kegiatan keagamaan yang penting pada masa itu.
Banyak artefak yang ditemukan di sekitar kompleks ini menunjukkan pengaruh budaya Hindu dan Buddha yang kuat.
Pahatan batu yang menggambarkan dewa-dewa Hindu dan Buddha serta prasasti dalam aksara Pallawa adalah contoh-contoh artefak penting yang ditemukan di Gunung Padang.
Penelitian Masa Depan
Karena nilai historis dan arkeologisnya, Gunung Padang telah menjadi fokus upaya konservasi dan penelitian lebih lanjut.
Pemerintah Indonesia dan para ahli berupaya untuk menjaga dan melindungi situs ini agar tetap dapat dijelajahi oleh generasi mendatang.
Penelitian lebih lanjut juga diperlukan untuk membuktikan atau membantah dugaan piramida kuno di bawah tanah dan penanggalan usia yang kontroversial.
Dengan teknologi dan metode penelitian yang terus berkembang, sehingga lebih banyak misteri Gunung Padang dapat terungkap di masa depan.***
Berita Terkait
-
Lanal Cilacap Gagalkan Penyelundupan Ribuan Baby Lobster Senilai Rp 140 Juta ke Jawa Barat, Dua Kurir Ditangkap
-
Berkunjung ke Jawa Barat ? Enam Rekomendasi Kuliner Ini Layak di Coba Saat Berkunjung ke Tanah Pasundan
-
Cianjur Kembali Diguncang Gempa, Kali Ini Magnitudo 4,3, Terasa Hingga ke Jaksel
-
Diduga Piramida Tertua Di Dunia, Berikut Fakta Menarik Situs Gunung Padang
-
Sepasang Kekasih dari Karawang-Bekasi Kompak Curi Motor untuk Beli Sabu
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius