PURWOKERTO.SUARA.COM- Di era 2023 yang begitu modern, di mana listrik telah menjadi kebutuhan dasar, Kampung Naga dengan tegar menolak penggunaan listrik.
Cahaya lilin dan obor masih menjadi penerangan utama saat malam tiba. Mesin-mesin modern tidak ada di sini, menggantikan dengan kerajinan tangan dan alat-alat tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Kampung Naga terletak di Tasikmalaya, Jawa Barat, telah lama menjadi sebuah misteri hidup bagi banyak orang.
Meskipun dunia terus bergerak maju dengan teknologi yang semakin canggih, kampung ini berdiri teguh dengan adat dan tradisi yang melekat, menjaga keaslian dan kehidupan seolah-olah waktu berputar mundur ke era 1950.
Tanpa listrik dan teknologi modern, Kampung Naga menjadi sebuah contoh langka tentang bagaimana masyarakat bisa hidup harmonis dengan alam dan menghargai kearifan nenek moyang mereka.
Tersembunyi di antara perbukitan yang hijau, Kampung Naga telah ada selama berabad-abad. Penghuni kampung ini adalah keturunan Sunda Wiwitan yang percaya pada kekuatan alam dan roh leluhur.
Tradisi dan adat istiadat telah dipelihara dengan penuh kesetiaan, menciptakan suasana yang seperti kembali ke masa lalu.
Kampung Naga memutuskan untuk tidak mengikuti gelombang teknologi modern. Ponsel pintar dan internet tidak ada di sini.
Masyarakatnya percaya bahwa teknologi modern dapat mengganggu keseimbangan alam dan menghancurkan nilai-nilai tradisional yang dipegang teguh.
Baca Juga: Bagaikan Negeri Dongeng Pesona Rumah di Lembah Ini Terbuat dari Bebatuan, Surganya Para Pelancong
Masyarakat Kampung Naga sangat menjaga alam di sekitarnya. Mereka hidup berdampingan dengan alam dan menghormati segala makhluk hidup yang ada di sekitarnya.
Kebijakan lingkungan yang ketat dipatuhi untuk menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem alam. Setiap aspek kehidupan di Kampung Naga diwarnai oleh adat dan tradisi yang melekat.
Pernikahan, kelahiran, kematian, dan acara-acara lainnya dirayakan dengan penuh khidmat sesuai dengan adat nenek moyang. Seni, musik, dan tarian tradisional juga tetap dijaga dan dilestarikan.
Kehidupan sosial di Kampung Naga didasarkan pada gotong-royong dan saling menghormati.
Komunitas yang padu dan harmonis membangun fondasi yang kuat untuk masyarakat yang terjalin erat.***
Berita Terkait
-
Demi Lestarikan Adat dan Budaya Leluhur: Sebuah Kampung di Tasikmalaya Tolak Listrik, Begini Suasana Pada Malam Hari
-
Gunung Padang Banyak Situs Bersejarah dari Zaman Megalitikum 1500 M hingga Periode Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia
-
Ditinggal Beraktivitas, Rumah Warga Sembawa Banjarnegara Ludes Dilalap si Jago Merah
-
Indonesia dan Korsel Bakal Produksi Mobil Listrik Bermotif Batik Solo
-
Purbalingga Siap Jadi Produsen Motor Listrik
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun