PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Raut wajah Gunarti Nilangsih tampak tegang. Perlahan ia naik ke sepeda motor matik yang dimodifikasi menjadi roda tiga. Selah bibirnya komat-kamit membaca doa, perempuan 27 tahun asal Kutasari, Kabupaten Purbalingga itu menarik tuas gas sepeda motornya.
Di depan membentang jalan selebar 160 cm. Jalan setapak ini dipenuhi rambu penunjuk, mulai dari mengerem, berhenti, hingga melaju.
Menyelesaikan rute ini tentu tidak mudah bagi Gunarti yang merupakan penyandang difabel. Dia melaju perlahan, lalu berhenti sesuai instruksi rambu.
Sesaat kemudian kembali melaju, melintasi lintasan berkelok membentuk huruf S. Menjelang ujung lintasan ia menjumpai jalan bercabang. Ia mengerem menunggu instruksi apakah akan diarahkan ke kanan atau ke kiri.
Setelah mendapat petunjuk, ia kembali menarik gas dan memilih jalan sesuai arahan tim Satlantas Polres Purbalingga. Di ujung lintasan ia berhenti sebagaimana rambu setop yang tertulis di lintasan.
Ini merupakan pengalaman pertama Gunarti menjajal lintasan ujian praktik pembuatan SIM. Meski sudah tujuh bulan berkendara, ia belum memiliki surat izin mengemudi.
Sehari-hari ia berangkat kerja dari Kutasari ke Karangsentul, Purbalingga. Ia menempuh waktu 30 menit ke tempat kerjanya.
Meski demikian, pada percobaan yang pertama di lintasan ujian praktik pembuatan SIM, ia bisa melalui dengan lancar.
"Alhamdulillah sangat membantu untuk keselamatan. Jadi punya wawasan tahu tata cara berkendara yang baik," katanya.
Baca Juga: Jembatan Desa Kedungwringin Kebumen Dibangun, Mobil tak Lagi Turun ke Sungai untuk Menyeberang
Selama ini ia biasa mengendarai sepeda motor khusus yang dimodifikasi jadi roda tiga. Ia belum pernah mengikuti ujian praktik SIM.
"Ini baru pertama ikut coba lintasan. Masih mandan takut. Deg-degan banget rasanya pas lewat tikungan," ujarnya.
Sat Lantas Polres Purbalingga sudah mulai memberlakukan skema dan bentuk lintasan ujian praktik untuk pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) untuk roda dua dan roda tiga yang baru.
Lebar lintasan ujian praktik SIM yang baru, lebih lebar dari sebelumnya. Jika dulu lebarnya 1,5 lebar kendaraan motor, kini jadi 2,5 kali atau 160 cm.
Kasat Lantas Polres Purbalingga, AKP Mia Novrila Savitry menjelaskan lintasan berbentuk angka delapan sudah dihapus. Selain itu juga sudah tidak ada lagi bentuk zig-zag dan diganti dengan leter S.
"Unsurnya tetap terpenuhi semua. Keseimbangan, pengereman, leter S, leter U, kemudian uji reaksi. Memang ada perubahan, tapi tidak menghilangkan aspek keselamatan," kata Kasat Lantas Polres Purbalingga, AKP Mia Novrila Safitry, Sabtu (5/08/2023).
Menurutnya, pola lintasan yang baru ini mengacu pada ujian SIM internasional, sehingga tingkat kesulitannya pun terukur.
"Skema dan model ini juga sudah melalui riset, mengacu pada ujian SIM luar negeri," tuturnya.
Dengan adanya bentuk lintasan ujian yang baru diharapkan masyarakat Kabupaten Purbalingga tak ragu membuat SIM, baik untuk mengemudi roda dua dan tiga.***
Berita Terkait
-
Ujian Praktik SIM Berubah, Ini Sirkuit yang Baru
-
Tak Butuh Kertas, Srikandi yang Bakal Urus Surat-menyurat di Pemkab Purbalingga, Siapa Dia?
-
SMK Muhammadiyah 3 Purbalingga Buka Mapeta Hizbul Wathan
-
Wujudkan Paperless di Era Digital, Pemkab Purbalingga Gunakan Aplikasi Srikandi
-
Pemuda Asal Purbalingga Ngamuk Bikin Geger Warga Desa Karangpule, Ternyata Ini Penyebabnya
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Jelang Dieng Culture Festival 2026, Pengelola Homestay Diingatkan Jangan Naikkan Tarif Berlebihan
-
Angelina Jolie Akui Belum Berkencan sejak Cerai, Ingin Fokus Urus Hal Ini
-
Dibalik Angkernya Tanah Sengketa: Benarkah Terinspirasi dari Tragedi Nyata yang Ditutupi?
-
Modus Pura-pura Check-in Hotel, Komplotan Curanmor Gasak Motor CRF di Parkiran
-
Zico Ingatkan Timnas Brasil Waspadai Kekuatan Jepang di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Cara Melacak HP Hilang dengan Email atau Gmail
-
Cara Melacak HP Hilang dengan Email atau Gmail
-
Cup Plastik di Meja Anda: Boleh Ditinggal atau Harus Dibuang Sendiri?