PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menjadi tuan rumah acara "Pembukaan Musyawarah Kwartir & Musyawarah Wilayah Hizbul Wathan (HW) Jawa Tengah ke-4". Acara digelar di Auditorium Ukhuwah Islamiyah pada Sabtu (26/08/2023).
Acara tersebut diikuti sedikitnya 325 peserta yang terdiri dari kwartir daerah, kwarcab, pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Jawa Tengah.
Ketua Kwartir Kepanduan Hizbul Wathan Wilayah Jawa Tengah, Ramanda Sukasno dalam sambutannya mengatakan tema yang diangkat pada Musyawarah Kwartir dan Musywil HW Jawa Tengah ke- IV yakni "Mencerahkan Jawa Tengah dan Memajukan Hizbul Wathan" dengan tujuan tidak hanya kaderisasi tapi bagaimana evaluasi dan penyusunan program-program periode mendatang.
"Musyawarah kwartir dan musywil HW se-Jateng kali ini turut menjadi evaluasi kegiatan HW selama 2016 hingga 2023 ini. Sekaligus menyusun program-program 5 tahun yang akan datang serta menyiapkan kader-kader baru untuk melanjutkan kwartir wilayah Jawa Tengah selanjutnya," ucapnya.
Rektor UMP, Assoc Prof Dr Jebul Suroso menyampaikan selamat kepada rekan-rekan HW Se-Jateng atas hajat besar yang berlangsung. UMP sebagai rumah persyarikatan siap memfasilitasi serta memberikan beasiswa agar dapat menciptakan kader-kader HW yang mantap di inovasi dan kuat di kolaborasi.
"Selamat Musywil, gerakan kepanduan atau HW harus menuju proses transformasi yang berkemajuan. Hal ini, UMP sebagai rumah persyarikatan siap memfasilitasi dan memberikan support melalui beasiswa kader Muhammadiyah dan HW untuk mengelola karakter bangsa dan menciptakan kader-kader yang mantap di inovasi dan kuat di kolaborasi," jelasnya.
Ketua Umum Kwarpus Hizbul Wathan Ramanda Dr Ir Aman Suyadi MP mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab para pengurus dalam gerakan kepanduan. Semoga kegiatan dapat berlangsung dengan lancar tanpa ada unsur mementingkan kepentingan pribadi diatas kepentingan bersama.
"Musyawarah ini merupakan upaya meningkatkan kompetensi kader-kader HW dan tanggung jawab para pengurus gerakan kepanduan se-Jateng. Oleh karena itu, jadikan musyawarah ini sebagai bentuk silahturahmi dan memperoleh ilmu sehingga kita dapat terus menjadi contoh dan taulan yang baik tanpa meninggikan unsur mementingkan kepentingan pribadi diatas kepentingan bersama," ungkapnya.
Bupati Banyumas, Ir Achmad Husein menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta muswil kwartir HW Jateng ke- IV di Banyumas. Banyumas terkenal sebagai Kabupaten Para Jenderal dan UMP menjadi salah satu motor penggerak perekonomian di Banyumas.
"Banyumas dikenal sebagai Kabupaten atau kotanya para Jenderal dan para pejuang. Hal ini karena, aktifnya gerakan HW di Banyumas. Oleh karena itu, saya ucapkan selamat datang di Banyumas khususnya di UMP. UMP merupakan salah satu motor penggerak perekonomian Banyumas dimana banyak membantu para pelaku UMKM setempat. Semoga kegiatan gerakan kepanduan ini dapat menjadi momentum yang baik khususnya dalam kristalisasi keagamaan yakni Kemuhammadiyahan dan juga kristalisasi kebaikan," tuturnya.
Berita Terkait
-
Satu-satunya Kebun Kelapa Kopyor Ternyata Ada di Daerah Ini, Warga Banyumas Tahu?
-
Mahasiswa UMP Dapat Penghargaan Gara-gara Kerja Sebelum Wisuda
-
Banjarnegara Tempat Pusaran Peristiwa dan Tokoh Sejarah Menuju Kemerdekaan Indonesia
-
Hadir di Purwokerto, Breeze Siap Mulai Babak Baru Industri Kreatif dan Hiburan di Jawa Tengah
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut
-
Membaca Novel ILY: Saat Petualangan Berubah Jadi Pilihan yang Menyakitkan
-
Buku Tenang Semua Akan Baik Baik Saja, Menemukan Tenang dalam Semesta Kecil
-
7 Sunnah Salat Idulfitri: Amalan Sebelum dan Sesudah yang Dianjurkan Lengkap dengan Penjelasannya
-
Reza Arap Ngamuk Dikabarkan Dekat dengan dokter Kamelia: Siapa Lu? Gue Kagak Kenal!
-
Pantauan Langit Kapolda Jabar: Exit Tol Parungkuda "Adem Ayem", Puncak Mudik Ternyata Sudah Lewat
-
Bamsoet: Negara Bukan Dalang Teror Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Bacaan Niat Puasa Syawal Sekaligus Bayar Utang Puasa Qadha Ramadan
-
Parit Keramat