Dengan adanya perubahan ini, tutur Sarimun, pihaknya juga memberikan catatan atau rekomendasi, di antaranya, Pemda diminta melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat khususnya kementerian/Lembaga terkait dengan dana alokasi khusus (DAK), sehingga potensi DAK yang diterima oleh Kabupaten Kebumen tidak hilang.
"Kita juga minta untuk melakukan optimalisasi pendapatan asli daerah dengan cara melakukan evaluasi manajemen kinerja, membuat kajian study potensi untuk masing-masing objek, penerapan digitalisasi, mengantisipasi adanya kebocoran dan lain sebagainya," ucapnya.
Kemudian, DPRD juga meminta agar pemenuhan UHC (Universal Health Coverage) bisa segera dilaksanakan, adanya penambahan dan update data kepesertaan KIS untuk bisa dilakukan evaluasi dan diantisipasi secara berkelanjutan.
Apabila diperlukan, tuturnya, DPRD mendorong adanya tim khusus untuk menangani permasalahan UHC, mulai dari verifikasi dan validasi data dan pengkoordinasian lintas sektor dan lain sebagianya sehingga UHC bisa terus terlaksana di Kabupaten Kebumen.
"Terhadap pembangunan infrastruktur baik jalan, jembatan, irigasi dan lain sebagainya, penentuan sasarannya untuk mempertimbangan tingkat kerusakan, pemanfaatan dan akses, ucap Sarimun.
OPD juga diminta untuk lebih meningkatkan pelayanan penanganan kasus-kasus kekerasan Perempuan dan anak, serta perdagangan orang.
Apabila dibutuhkan kedepan untuk bisa membuat UPT khusus yang menangani perlindungan perempuan dan anak sebagaima diamanatkan atau disarankan oleh Pemerintah Pusat.
Sementara itu, Bupati menyampaikan, dengan ditetapkannya Perda.Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023, ia mengingatkan kepada para Kepala Perangkat Daerah agar pelaksanaan pekerjaan pada semua program bisa berjalan sesuai dengan target waktu yang akan berakhir 31 Desember 2023.
"Saya harap program-program yang sudah dianggarkan pada APBD perubahan ini dilaksanakan secara efektif, efisien dan akuntabel sehingga pekerjaan akan selesai di akhir tahun. Dengan begitu pengelolaan keuangan daerah akan semakin tertib dan baik," ujar Bupati.
Selain itu, Bupati menyampaikan bahwa penyerapan anggaran berdasarkan Laporan Realisasi Anggaran sampai dengan tanggal 22 September 2023 baru 62,10%. Ia juga berharap agar penyerapan APBD dapat diakselerasi, sehingga SiLPA nantinya tidak besar.
"Karena percepatan dan tingginya penyerapan anggaran akan berdampak positif, bukan sekedar dana iddlenya menjadi kecil, tapi yang lebih hakiki
adalah supaya pertumbuhan perekonomian dan hasil-hasilnya segera dinikmati masyarakat," terangnya.
Tag
Berita Terkait
-
Cuma 5,7 Km dari Stasiun Pekalongan, Destinasi Wisata Belanja Ini Cocok untuk Nongkrong dan Berburu Hiburan Favorit : Coba Tebak ?
-
Wajib Tahu, Cara Membuat Akun dan Registrasi E-Meterai pada SSCASN 2023
-
Berjarak 23 Km dari Stasiun Magelang Kota, Wisata Ini Sajikan Pemandangan Layaknya di Pegunungan Himalaya
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Cinta Terbentur Visa: Pria Singapura yang Jadi Petani di Tanggamus Kini Terancam Deportasi
-
Mafia Masuk PTN Terbongkar: 3 Dokter Aktif di Jatim Jadi Otak Sindikat Joki UTBK Beromzet Miliaran
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Perempuan Harus Terus Membuktikan Diri: Tanda Emansipasi Setengah Jalan?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Rambut Siswi Berhijab Dipotong Paksa, Dedi Mulyadi Cecar Guru SMKN 2 Garut: Masalahnya Apa?
-
Smart Band untuk Apa? Kenali Fungsi dan Perbedaannya dengan Smartwatch
-
Apakah 15 Mei 2026 Cuti Bersama? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
-
Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni
-
Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta