PURWOKERTO.SUARA.COM – Kabupaten Banyumas, sebuah wilayah yang kaya akan budaya dan kuliner, menawarkan banyak pengalaman unik kepada para wisatawan. Salah satu hidangan kuliner yang tak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Purwokerto Empal Kupat.
Hidangan legendaris ini tidak hanya lezat, tetapi juga merupakan bagian dari sejarah dan identitas Kota Satria. Destinasi ini berada di Jalan Jend. Sudirman Nomor 703-719, Desa Purwokerto Wetan, Kecamatan Purwokerto Timur berjarak 2,6 Km dari Taman Satria Purwokerto.
Dikutip dari Kanal YouTube Dyodoran pada Minggu 08 Oktober 2023, destinasi kuliner ini bernama Empal Kupat Bu Marsih. Destinasi kuliner ini telah menjadi bagian dari Purwokerto sejak tahun 1970. Selama puluhan tahun, hidangan ini telah menjadi favorit warga setempat dan wisatawan kota ini.
Keberlangsungan kuliner ini menjadi bukti nyata bahwa cita rasa dan kualitasnya sangat dihargai oleh semua orang. Salah satu hal yang membuat Empal Kupat Bu Marsih begitu istimewa adalah variasi penyajiannya.
Ada dua jenis hidangan yang dapat dinikmati, yaitu Empal Kering dan Empal Basah. Empal Kering adalah hidangan yang terbuat dari campuran daging dan tetelan sapi yang diolah hingga kering dan disajikan dengan serundeng atau parutan kelapa kering. Rasanya yang gurih dan renyah membuat Empal Kering menjadi favorit banyak orang.
Empal Basah merupakan versi Empal Kupat yang lebih berkuah. Daging sapi yang dimasak dengan rempah-rempah pilihan dan disajikan dengan kuah yang gurih dan bumbu yang khas. Empal Basah cocok bagi mereka yang lebih suka hidangan berkuah dengan citarasa yang kaya.
Salah satu daya tarik utama Empal Kupat Bu Marsih adalah harganya yang terjangkau. Kalian bisa menikmati hidangan lezat ini tanpa perlu mengeluarkan banyak uang. Selain itu, porsi yang disajikan juga mengenyangkan, membuatnya menjadi pilihan yang sempurna untuk wisatawan.
Empal Kupat Bu Marsih bukan hanya tempat makan, tetapi juga bagian dari identitas Purwokerto. Jika Anda ingin merasakan kelezatan kuliner lokal dan meresapi budaya kota ini, tidak ada tempat yang lebih baik untuk mengawalinya daripada di sini.
Tidak heran jika Empal Kupat Bu Marsih menjadi salah satu kuliner legendaris Purwokerto yang wajib dicicipi. Apalagi dengan sejarahnya yang kaya dan dua variasi hidangan yang menggugah selera, tempat ini jadi destinasi kuliner yang harus masuk dalam daftar kunjungan kalian.***
Berita Terkait
-
Cuma 2,5 Km dari Alun-alun Kota Purwokerto, Warung Bakso dan Soto Ini Jadi Jujugan Pemburu Kuliner di Banyumas : Sudah Buka Sejak 1974 !
-
Soto Sokaraja Banyumas, Kuliner yang Aneh Bagi Orang Semarang
-
Ini Urutan 5 Besar SMA Terbaik di Kabupaten Banyumas Versi LTMPT: Ternyata Juaranya Bukan SMAN 1 Purwokerto, Melainkan...
-
Jadi Wahana Makhluk Astral? Taman Bermain yang Mangkrak di Purwokerto Ini Dulunya Ramai Wisatawan: Luas Areanya Capai 11 Hektar, tapi
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral
-
Nasib Gen Z di Jalur Gaza, Sarjana Pengangguran Bergantung Hidup dari Bantuan Kemanusiaan
-
Sudah Lama Dinanti, Peserta Sambut Antusias Turnamen Sepak Bola Bergengsi di Tangerang
-
Review ANTA PG7 Travel 2: Sepatu Lari Murah Teknologi 'Dewa', Nyaman Buat Daily Run?
-
Bullet Train Explosion: Ketika Shinkansen Berpacu Melawan Bom dan Waktu
-
Gianni Infantino Murka, Tuding Kritikus FIFA Sebarkan Kebencian
-
Sungai Musi dan Jejak Batu Bara: Ketika Jalur Logistik Bertemu Krisis Ekologi
-
Jepang Gempa Bumi Besar 7,1 Magnitudo, Ada Peringatan Tsunami
-
Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Transaksi Rp23 Triliun
-
Survei SMRC: Popularitas MBG Tinggi, Tapi Kepuasan Publik Merosot