PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS- Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) berhasil meraih pendanaan bergengsi dari Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.
Tim yang dipimpin oleh Titi Mariana dan anggota timnya, Fithrotul Aulya Rahmah, Nadya Erieke, Farmayda Wening, dan Annisa Zahrani ini telah mengembangkan inovasi produk berupa permen dalam bentuk sediaan edible film strip yang menggunakan ekstrak daun belimbing wuluh dan jeruk nipis.
Produk tersebut dirancang untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta memberikan perlindungan dari infeksi virus.
"Tim kami menciptakan produk bernama EPSILON, yaitu permen edible film strip yang mengandung ekstrak daun belimbing wuluh dan sari jeruk nipis. Dari penelitian, kami menemukan bahwa komponen-komponen ini dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh," ungkap Titi Mariana, Ketua Tim.
Selama ini, potensi belimbing wuluh sebagai bahan alam untuk pengembangan produk obat belum dimanfaatkan secara maksimal. Hal ini mendorong tim PKM Fakultas Farmasi UMP untuk melakukan inovasi dalam pengolahan bahan alam tersebut.
Produk ini dihasilkan dalam bentuk film strip yang belum banyak hadir di pasaran, sehingga diharapkan dapat menciptakan peluang baru dan kontribusi ekonomi yang signifikan.
Tim PKM ini mendapatkan bimbingan dari apt. Arini Syarifah, M.Si. sebagai dosen pembimbing yang memberikan arahan serta masukan selama proses pelaksanaan.
Kegiatan PKM berlangsung mulai dari bulan Juli hingga Oktober dan dilakukan di Laboratorium Biologi Farmasi serta Laboratorium Teknologi Farmasi.
"Ekstrak daun belimbing wuluh yang mengandung flavonoid dan minyak atsiri, bersama dengan kandungan vitamin C dari sari jeruk nipis, memiliki manfaat kesehatan yang signifikan. Pengolahan bahan alam ini menjadi permen edible film strip menciptakan inovasi dalam pengelolaan bahan alam menjadi produk jadi yang dapat meningkatkan ekonomi," jelas Arini.
Baca Juga: Warga Pekasiran Batur Banjarnegara Diberikan Sosialisasi dan Edukasi Konsumsi Pangan Lokal
Kesuksesan tim PKM Fakultas Farmasi UMP dalam menciptakan inovasi produk yang berpotensi meningkatkan kesehatan dan ekonomi masyarakat menjadi contoh nyata dukungan Program Kreativitas Mahasiswa dalam mendorong kreativitas dan inovasi mahasiswa di Indonesia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Ulasan Novel Aku, Meps, dan Beps, Kehangatan Keluarga dalam Kesederhanaan
-
Konsep Baru di Dunia Fitness, VERTEX8 Luncurkan HYROX Training Zone di BSD
-
Thom Haye hingga Marc Klok Latihan Terpisah Jelang Persib vs Bhayangkara FC, Kenapa?
-
Rangkaian Skincare Murah Viva untuk Beruntusan dan Jerawatan, Mulai Rp5 Ribuan
-
Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak
-
Battlefield Diangkat ke Layar Lebar, Michael B. Jordan Gabung Jadi Produser
-
Timnas Indonesia U-17 Tak Takut Hadapi Jepang, China dan Qatar di Piala Asia
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Pemkot Yogyakarta Bakal Sweeping Daycare Tak Berizin
-
iPhone 15 Bisa Dipakai sampai Tahun Berapa? Intip Harga Terbaru April 2026
-
Keteteran Urus Nikah Sendiri, El Rumi Sarankan Dul Jaelani Untuk Nikah di KUA