Moda transportasi darat untuk rute Sumatra Barat (Sumbar) ke Jawa semakin bertambah dengan hadirnya Perusahaan Otobus (PO) Pangeran.
Bus yang melayani rute Bukittinggi-Jakarta ini direncanakan diluncurkan usai lebaran nanti. Untuk tahap awal diluncurkan lima unit bus.
Berliana Betris (23) merupakan sosol dibalik hadirnya perusahaan otobus yang berada di bawah naungan PT Pangeran Aman Sukses ini.
Ia dipercaya untuk mengelola perusahaan ayahnya, H Riswaldi St Pangeran, yang dikenal sebagai pengusaha asal Bukittinggi.
"Jadi pemilik papa, saya putrinya yang menjabat komisaris atau CEO. Jadi saya langsung mengelola perusahaan," terang Berliana, kemarin.
Berliana mengungkapkan, meski Bus Pangeran pendatang baru, namun pihaknya siap bersaing dengan para perusahaan otobus yang sudah ada sebelumnya.
Alumni Universitas Andalas (Unand) ini menjelaskan, bahwa ia sejak SMP sudah belajar berdagang. Kemudian, ia membantu ayahnya di toko setelah menyelesaikan kuliahnya.
"Dan papa ada ide mendirikan PO Pangeran, jadi membantu papa. Ada juga sama kakak," bebernya.
Berliana mengatakan, bahwa kata Pangeran diambil dari gelar yang dimiliki ayahnya, H Riswaldi. Untuk desain bus, menonjolkan ciri khas Kota Bukittinggi.
Bus sendi sebut Berliana, pihaknya sengaja menggunakan desain Jam Gadang yang merupakan ikonnya Kota Bukittinggi.
Desain ini diambil terangnya, untuk melestarikan dan memperkenalkan objek wisata yang telah mendunia tersebut.
"Sementara itu, warna merah bus diambil karena ini warna terbaik dan baru. Berani juga kan," tutur putri bungsu dari tiga bersaudara ini.
Berliana menambahkan, untuk tahap awal ada lima unit Bus Pangeran yang bakal mengaspal. Bus Pangeran ini sendiri mengunakan sasis Mercedes Benz 917 OF buatan Karoseri Laksana.
"Kami merupakan bus medium pertama di jalur ini. Kami juga untuk ukuran medium ini menyediakan 26 seat, jadi luas," ucapnya.
Selain itu terang Berliana, pihaknya juga mengutamakan pelayanan. Di bus tersedia toilet, bantal dan. Selain itu, penumpang juga diberikan makanan ringan.
Berita Terkait
-
Solusi Anti-Macet ke Java Jazz 2026, Transjakarta PIK2-Blok M Beroperasi Hingga Tengah Malam
-
Dia Tidak Turun dari Bus Itu, Lalu Kenapa Ada di Rumahku?
-
Kecelakaan Maut Kereta Tabrak Bus di Bangkok, Masinis Positif Narkoba
-
Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok
-
Mirip Indonesia! Perlintasan Kereta Bangkok Jadi Mesin Pembunuh di Tengah Kota
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi
-
Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat
-
Alternatif Bubble Wrap, Bisakah Honeycomb Paper Wrap Menyelamatkan Masa Depan Belanja Online?
-
Dibongkar Tasya Farasya, Produk Rp100 Ribuan Ini Mirip Foundation Estee Lauder
-
"Bara Sang Pengarang", Novel Fantasi Misteri Sarat Makna
-
Bupati Pandeglang Tuai Kontroversi Usai Lantik Tersangka Kasus Tabrakan Maut Jadi Staf Ahli
-
Cekcok dengan Istri, Pria di Toba Bakar Rumah Mertua hingga Ludes
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Jembatan Danau Bingkuang Arah Pekanbaru ke Bangkinang Ditutup
-
Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan