Ranah - Artis senior Tio Pakusadewo mengaku pernah menggunakan narkoba selama 25 tahun lebih. Ia sendiri baru bisa bebas dari narkoba setelah penangkapannya yang kedua.
Tio bersyukur dibuat sadar bahwa memakai barang haram tersebut dilarang Undang-Undang dan agama.
"Karena ada prinsip semuanya akan berlalu, jadi kemarin waktu di penjara kedua, narkoba itu berat sih untuk ngelepasinnya, tapi yang kedua ini alhamdulillah bisa nangkep hidayahnya," ujarnya dilansir dari suara.com, Rabu (27/4/2022).
"Cuman dari tempat yang gelap kita bisa liat terang yang sebenarnya," ujarnya lagi sambil minta didoakan agar dia istiqomah.
Ia mengungkapkan, bahwa terjerat narkoba hanya menyengsarakan diri dan keluarga. Oleh Karena itu, Tio memilih untuk berhenti saja dari narkoba.
"Banyak deritanya dari pada happy-nya," ucap Tio.
Tio pun berpesan kepada siapa pun agar jangan pernah mencicipi narkoba untuk alasan. Sebab jika sudah ketagihan bakal sulit untuk melepasnya.
"Gue udah ngalamin, nih yang ngomong pernah gunakan narkoba lebih dari 25 tahun, bayangin aja. Jadi buat anak-anak muda udeh jangan sok-sok nyobain deh," katanya.
Sebelumnya, Tio bersyukur bisa terlibat dalam sinetron religi Para Pencari Tuhan (PPT) Jilid 15. Hal ini karena ia merasa jadi lebih dekat dengan Tuhan.
"Saya senang terlibat dalam project ini, membuat saya lebih mengenal Allah sekarang," bebernya.
Pemain film Buffalo Boys itu juga sempat kaget tokoh yang diperankannya di Para Pencari Tuhan jilid 15 mirip sepertinya. Ia pun sempat curiga Deddy Mizwar memang mengambil kisah hidupnya.
"Pas saya lihat kok mirip, ini ngintip kisah hidup saya apa gimana penulisnya?" ujarnya.
Deddy Mizwar menimpali ucapan Tio dengan candaan. Ia mendoakan lawan mainnya itu bisa terus mengingat Allah di usianya yang sudah senja ini.
"Bagus ingat sama Allah, sehingga pas nanti sakaratul maut, jadi husnul khatimah," ucap Deddy Mizwar disambut tawa keduanya.
Deddy Mizwar juga menjelaskan alasannya menggaet aktor senior itu di Para Pencari Tuhan kali ini. Menurutnya, ia tak bisa lagi memanggil pemain PPT sebelumnya karena tak mau memaksakan cerita.
Berita Terkait
-
Sambil Menangis, Aboe Bakar PKS Minta Maaf ke Ulama dan Warga Madura Terkait Isu Narkoba
-
Warisan Gila Pablo Escobar! 80 Kuda Nil Bakal Disuntik Mati, Habiskan Biaya Rp30 Miliar
-
Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Hasil Liga Champions: Barcelona Tersingkir Meski Menang dari Atletico Madrid
-
Hasil Liga Champions: PSG Hancurkan Liverpool dengan Agregat 4-0
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera