Ranah - Mobilitas masyarakat di Sumatra Barat (Sumbar) diprediksi meningkat saat momen libur Lebaran 1443 Hijriyah. Hal ini dikarenakan banyaknya para perantau yang pulang kampung ke Sumbar.
Berdasarkan data Pemprov Sumbar, diperkirakan ada 1,8 juta perantau Sumbar dari berbagai daerah di Indonesia yang pulang kampung.
Banyak jumlah perantau yang pulang kampung ini cukup dimaklumi. Hal ini karena para perantau tersebut ada yang tidak pulang kampung selama dua tahun karena covid-19.
Untuk mencegah terjadi kecelakaan karena meningkatnya mobilitas masyarakat ini, PT KAI Divre II Sumbar menambah personel untuk menjaga perlintasan sebidang di sepanjang jalur kereta api di Padang hingga Pariaman.
Vice President PT KAI Divre II Sumbar Mohamad Arie Fathurrochman mengatakan, untuk armada kereta api sendiri sudah dicek dan dipastikan layak jalan beserta fasilitas pendukung lainnya. Termasuk petugas penjaga perlintasan kereta.
"Kami sudah menyiapkan tenaga ekstra untuk menjaga penebalan di perlintasan sebidang yang tidak terjaga, jadi nanti kalau melintasi rel sekarang itu bisa dilihat sudah dijaga oleh beberapa petugas kami," ujarnya Arie, Kamis (28/4/2022).
Ia menambahkan, bahwa PT KAI Divre II Sumbar menempatkan penjaga sekitar 20 titik di perlintasan bidang sepanjang jalur Padang dan Pariaman.
"Setiap titik ada satu orang yang menjaga. Mereka bertugas dari jam 08.00 WIB sampai jam 15.00 WIB," beber Arie.
Ia menjelaskan, bahwa petugas menjaga perlintasan sebidang ini berasal dari karyawan PT KAI Divre II Sumbar sendiri yang biasa di kantor.
Kebijakan perusahaan menempatkan mereka di lapangan menjaga perlintasan sebidang sehingga karyawan di kantor berkurang.
"Kami konsentrasikan arahnya untuk melakukan pengamanan, jadi kami kurangi tenaga di kantor, ini dilakukan hanya di momen libur saja," tutur Arie.
Arie mengungkapkan, sebenarnya yang paling penting untuk mencegah kecelakaan adalah kesadaran masyarakat.
Kalau masyarakat memiliki kesadaran sebutnya, maka sebenarnya tidak perlu ada penjagaan di perlintasan liar tersebut.
"Tidak mungkin seluruh perlintasan liar yang tidak terjaga itu kami jaga sepanjang waktu, justru kalau kesadaran masyarakat tinggi maka tidak akan terjadi kecelakaan," ujarnya.
Diketahui, PT KAI Divre II Sumbar mengoperasikan sebanyak 26 perjalanan kereta api selama musim libur Lebaran 2022.
Berita Terkait
-
Viral Aksi Penumpang Masak Mie Pakai Kompor Listrik di Kereta, Begini Tanggapan KAI
-
Butuh Rp1.200 Triliun, Pemerintah Berencana Garap 14.000 Km Jalur Kereta Api
-
Menyisir Getir Kehidupan Perempuan Pariaman lewat Antologi Perawat Kenangan
-
Heboh Suara Perempuan Nyanyi 'Lelaki Cadangan' Saat Wakil Wali Kota Padang Pidato
-
Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial