RanahSuara.id - Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Audy Joinaldy menargetkan pembebasan lahan untuk proyek Jalan Tol Padang-Pekanbaru Seksi I Padang-Sicincin tuntas pada Juli 2022.
“Segala permasalahan tol di Sumbar seluruhnya sudah kami sampaikan dan uraikan, kita akan terus mendorong dana bisa terlaksana hingga bulan Juli,” terang Audy di Kantor Gubernur Sumbar, Senin (6/6/2022).
Audy mengungkapkan, bahwa setiap permasalahan juga sudah dipantau oleh Pemprov Sumbar bersama forkopimda.
Ia menerangkan bahwa pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru pada penetapan lokasi (Penlok) 2 di Seksi I Padang-Sicincin menjadi skala prioritas pemprov.
Selain itu katanya, dana pembayaran pembebasan lahan juga sudah tersedia dari Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).
Staf Ahli Gubernur Sumbar Bidang Ekonomi dan Keuangan, Syafrizal Ucok menambahkan, Pemprov Sumbar menargetkan pembebasan lahan selesai pada Juli.
Hal itu dikarenakan presiden akan mengeluarkan kepres pergeseran prioritas pembangunan jalan tol Sicincin-Bukittinggi menjadi prioritas keempat karena Padang-Sicincin belum selesai.
Ia menjelaskan, bahwa pembebasan lahan untuk pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru penlok Padang-Sicincin hingga Juni 2022 tercatat sekitar 41,21 persen.
Angka tersebut sebanyak 612 bidang dari 1.485 bidang yang sudah termasuk tahap penerimaan uang ganti rugi (UGK).
“Gubernur mendesak bupati agar proses permasalahannya selesai Juli ini, supaya bisa diganti menjadi prioritas ketiga untuk Sicincin-Bukittinggi. Sekarang rancangan Pepres sudah masuk ke prioritas ke empat, bukan sampai 2024,” bebernya.
Syafrizal menyebutkan, sebanyak 251 bidang atau sekitar 16,90 persen merupakan fasilitas umum atau fasum/fasos.
Syafrizal juga menyampaikan bahwa masih ada 622 bidang belum dibebaskan dan menerima Uang Ganti Rugi (UGK).
“Itu masih proses verifikasi satgas sebanyak 135 bidang, proses penilaian sebanyak 77 bidang oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Appraisal Perbaikan penilaian 34 bidang oleh PPK dan Appraisal, 85 bidang belum ada berkas,” bebernya.
Syarizal merinci, sebanyak 149 bidang tanah dengan berkas belum lengkap, 17 bidang sudah validasi belum SPP, 33 bidang proses Surat Perintah Pembayaran (SPP) ke Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).
Kemudian, sebanyak 47 bidang belum ada konsinyasi, 10 bidang SPP konsinyasi untuk DTT, 21 bidang proses penilaian LMAN, 8 bidang lolos LMAN belum UGK, dan 6 bidang aset.
Berita Terkait
-
Skema One Way Berakhir, Ruas Tol Cipali Kembali Beroperasi Normal
-
Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF
-
Lalu Lintas Arus Balik di Tol Jakarta-Cikampek Mulai Normal, Contraflow Dihentikan
-
Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang
-
Arus Balik Tahap 2 Dipantau Ketat! Korlantas Siap Terapkan One Way Nasional Kalikangkung-Cikatama
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
Terkini
-
Sembilan Laga Terakhir BRI Super League, Andrew Jung Siap Antar Persib Juara
-
Saluran Limbah Teras Malioboro Meledak, Tiga Wisatawan Asal Bengkalan Terluka
-
Sering Dicap Tak Sehat, Viral Proses Pembuatan Saus SBP Ternyata Bahan Bakunya dari Ubi
-
Max Verstappen Isyaratkan Pensiun, Regulasi F1 2026 Dinilai Rusak Esensi Balap
-
Donald Trump Secara Terbuka Isyaratkan Ingin Ambil Minyak Iran dan Rebut Pulau Kharg
-
Kejagung Hormati Sikap DPR, Tegaskan Proses Hukum Amsal Sitepu Tetap Berjalan
-
Purbaya Ungkap Prabowo Mau Bikin Kawasan Ekonomi Khusus Baru buat Tarik Investor Asing
-
Pemerintah Akan Umumkan soal Kebijakan WFH Selasa Besok
-
Gubernur Luthfi Kumpulkan Kepala Daerah di Jateng, KPK Beri Ultimatum: Sadar atau Diciduk!
-
Jaden Anak Denise Chariesta Dicap Nakal, Rio Motret Bongkar Fakta Mengejutkan