RanahSuara.id - Jalur kereta api Sawahlunto-Muaro Kalaban ditargetkan beroperasi kembali pada Januari 2023. Untuk mewujudkan hal itu, segala persiapan telah dilakukan.
Di antaranya, awal Juli akan dilakukan pekerjaan pengoperasian jalur tersebut serta perbaikan Lokomotif Uap bergerigi seri E1060 atau Mak Itam buatan Jerman tahun 1965.
Ada empat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berkolaborasi untuk mewujudkan rencana beroperasinya kembali jalur kereta api Sawahlunto-Muaro Kalaban ini.
Yaitu, PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Bio Farma (Persero), PT Pupuk Indonesia (Persero), dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG).
Kolaborasi keempat BUMN in ditandai dengan penandatanganan perjanjian tentang kerja sama sponsorship.
Sekretaris Kementerian BUMN, Susyanto mengungkapkan, bahwa BUMN memiliki dua peran yaitu Creating Value dan Agent of Development. Kerja sama keempat BUMN tersebut merupakan perwujudan dari peran Agent of Development.
”Kami dari Kementerian BUMN mengucapkan terima kasih, kerja sama ini merupakan salah satu core value BUMN yaitu Kolaboratif,” ucap Susyanto melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (25/6/2022).
Ia menambahkan, rencana itu merupakan wujud dari apa yang terus didengungkan Menteri BUMN.
Kemudian terangnya, BUMN tidak hanya mencari keuntungan, tapi membantu daerah. Khususnya daerah Sumatra Barat (Sumbar) dalam mengembalikan beroperasinya kereta api.
Baca Juga: Beroperasi Malam Hari, Truk Pengangkut Batu Bara yang Kerap Membuat Masalah di Lampung Utara
Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo mengatakan, KAI juga berkomitmen untuk memastikan pendanaan sponsorship yang diberikan, dan akan dilaksanakan dengan accountable, Good Corporate Governance serta diselesaikan sesuai dengan jangka waktu yang ditentukan.
”Pekerjaan pengoperasian kembali jalur ini akan memakan waktu enam bulan. Jika kita mulai awal Juli. Harapan kami akhir Desember 2022 sudah bisa diwujudkan,” harapnya.
Saat ini ungkap Didiek, pihaknya sudah berinisiatif untuk pengerjaan Mak Itam dan sudah ada progres 15 persen. Ia mengharapkan pemulihan Mak Itam bisa lebih cepat.
"Sehingga, paling lambat Januari 2023 bisa melakukan sesuatu dalam rangka pengoperasian KA lintas Sawahlunto-Muaro Kalaban," bebernya.
Didiek mengatakan, melalui dukungan dari Bio Farma, Pupuk Indonesia, dan SIG, KAI, mereka akan memperbaiki prasarana berupa perbaikan rel, jembatan, terowongan, serta prasarana pendukung lainnya.
Saat ini sebutnya, KAI juga tengah memperbaiki Lokomotif Uap bergerigi seri E1060 atau Mak Itam buatan Jerman tahun 1965.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan
-
Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026