RanahSuara.id - Sebanyak 26 sekolah di Sumatera Barat (Sumbar) masuk daftar 1.000 SMA/MA terbaik di Indonesia tahun 2022 versi Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).
Empat dari 26 sekolah tersebut masuk dalam daftar 100 SMA/MA terbaik di Indonesia tahun 2022 versi LTMPT.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengungkapkan, peringkatan ini ditentukan berdasarkan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2022.
Daftar SMA/MA terbaik ini ditentukan berdasarkan total nilai UTBK 2022 dihitung berdasarkan hasil 60 persen tes potensi skolastik (TPS) 60 persen serta tes potensi akademik (TKA) 40 persen.
Dilansir dari laman LTMPT pada Senin (29/8/2022), SMA/MA terbaik di Sumbar berdasarkan nilai UTBK 2022 yang pertama ialah MAN Insan Cendekia Padang Pariaman yang berada di peringkat 50 nasional dengan nilai total 594,622.
Kedua, ada SMAN 1 Sumatera Barat yang berada di peringkat 62 nasional dengan nilai total 589,803. Ketiga, yaitu SMAN 1 Padang di peringkat 75 nasional dengan nilai total 584,853.
Berikutnya keempat ada SMAN 1 Padang Panjang di peringkat 82 nasional dengan nilai total 583,940. Kelima, ada SMAN 1 Bukittinggi di peringkatr 138 dengan nilai total 568,426.
Keenam, ada SMA Negeri Agam Cendekia di peringkat 147 dengan nilai total 567,106. Ketujuh, ada SMAN 10 Padang di peringkat 156 nasional dengan nilai total 565,617.
Kedelapan, ada MAS Perguruan Islam Ar Risalah di peringkat 269 nasional dengan nilai total 551,380. Kesembilan ada SMAN 3 Batusangkar di peringkat 286 nasional dengan nilai tota 548,671.
Ke-10 ada SMAN 3 Padang di peringkat 402 nasional dengan nilai tota 538,126. Ke-11 ada SMAN 2 Padang di peringkat 439 nasional dengan nilai total 535,884.
Ke-12 ada SMAN 2 Sumatera Barat di peringkat 451 dengan nilai total 535,211. Ke-13 ada SMA Don Bosco di peringkat 476 dengan nilai total 533,611.
Selanjutnya, ke-14 ada SMAN 3 Painan di peringkat 490 nasional dengan nilai total 532,667. Ke-15, ada SMAN 3 Bukittinggi di peringkat 577 nasional dengan nilai total 528,566.
Ke-16 ada SMAN 2 Payakumbuh di peringkat 593 nasional dengan nilai total 527,984. Ke-17 ada SMAN 1 Batusangkar di peringkat 641 nasional dengan nilai total 526,342.
Ke-18 ada MAN 1 Bukittinggi di peringkat 646 nasional dengan nilai total 525,891. Ke-19 ada SMAN 1 Pariaman di peringkat 655 dengan nilai total 525,591.
Ke-20 ada SMA Negeri 1 Ampek Angkek di peringkat 672 nasional dengan nilai total 524,578. Ke-21 ada SMAN 1 Pasaman di peringkat 752 nasional dengan nilai total 521,359.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Peran Dul Jaelani dalam Hubungan El Rumi-Syifa Hadju Baru Terungkap, Sederhana tapi Manis Banget
-
Mengenal 'Black Box' Kereta Api yang Bisa Ungkap Penyebab Tabrakan Argo Bromo Anggrek di Bekasi
-
Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?
-
Ada Ustaz Iseng Chat WA Syekh Ahmad Al Misry di Tengah Kasus Pelecehan, Dibalas Begini
-
Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL
-
Poin Persib Bandung Sama dengan Borneo FC, Beckham Putra Buka Suara
-
Penampakan 'Taksi Ijo' Biang Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur
-
Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK
-
11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi
-
Sebelum Viral Seperti Sekarang, Taksi Hijau Sudah Lama Ditolak di Surabaya