Risa Meutia Fiana*
Kelurahan Limau Manis merupakan salah satu kelurahan yang terdapat di Kecamatan Pauh Kota Padang. Kondisi topografi yang ada berpengaruh terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat, dan ketersediaan lahan, penggunaan lahan di Kelurahan Limau Manis didominasi oleh areal pertanian (sawah, ladang).
Kelurahan Limau Manis terdapat kelompok tani yang membudidayakan jamur tiram. Jamur memiliki sifat yang sama dengan sayuran yaitu mudah mengalami kerusakan dan menjadi busuk jika tidak segera diolah cepat dan tepat.
Pemanfaataan teknologi yang cepat, tepat dan sederhana untuk penanganan jamur tiram serta mampu untuk meningkatkan nilai ekonomi petanu serta dapat menjadi ikon produk.
Kelurahan Limau Manis merupakan salah satu daerah potensial sebagai kegiatan perekonomian di bidang usaha kecil menengah khususnya di bidang pengolahan makanan. Hal ini dikarenakan di Kelurahan Limau Manis karena daerah ini merupakan strategis yang dikelilingi oleh beberapa kampus seperti Universitas Andalas dan Universitas Negeri Padang, dikelilingi oleh daerah industry yaitu PT. Semen Padang .
Masyarakat Kelurahan Limau Manis beraneka ragam karena banyak pendatang yaitu mahasiswa dan beberapa karyawan yang berkerja PT. Semen Padang dan Universitas yang ada di sekitar Kelurahan Limau Manis, hal ini juga merupakan salah satu keuntungan yang mampu memacu kelompok tani untuk mengolah hasil pertanian menjadi produk olahanan khususnya makanan.
Kelurahan Limau Manis juga dekat dengan pusat pariwisata salah satunya pantai padang dan Pantai air manis. Hal ini juga menguntungkan dalam hal pemasaran produk olahan jamur tersebut jika di Kelurahan Limau Manis dibentuk usaha makanan sebagai salah satu produk untuk oleh-oleh khas.
Mengingat lokasi Ke Kelurahan Limau Manis berada di dekat pusat kegiatan mahasiswa serta lokasi dekat dengan pariwisata, produk olahan jamur akan memiliki pasar yang cukup jelas dan bisa menjadi makanan khas daerah tersebut yang akan meningkatkan pendapatan rumah tangga petani jamur.
Secara berkelanjutan pemanfaatan jamur akan meningkatkan pendapatan petani pada daerah tersebut.
Baca Juga: Kaya Akan Serat dan Mampu Cegah Penyakit Jantung, Berikut Cara Mengolah Jamur Kuping yang Benar
Berdasarkan survey di lapangan kelompok budidaya jamur tiram limau manih sejahtra ini mengalami kesulitan dalam menjual jamur tiram segar karena jamur yang mudah mengalami kerusakan. karakteristik jamur tiram sama dengan sayuran, yaitu cepat mengalami kerusakan jika tidak segera ditangani dengan cepat dan tepat.
Oleh karena itu, diperlukan suatu teknologi yang dapat memanfaatkan tiram dengan cepat, tepat dan mudah diaplikasikan sekaligus memiliki dampak untuk meningkatkan nilai ekonomi dan menjadi icon product bagi masyarakat di Limau manis.
Permasalahan lainnya yang dialami oleh petani jamur adalah kurangnya pengetahuan untuk penanganan pasca panen jamur menjadi produk olahan yang dapat meningkatkan ekonomi penduduk. Akibat kurangnya pengetahuan penanganan pasca panen tersebut, menjadikan petani jamur tiram sering mengalami kerugian ketika panen melimpah.
Apabila jumlah panen jamur tiram berada pada titik puncak harga jamur akan turun. Namun demikian, apabila jamur tidak segera di panen, maka spesifikasi jamur yang mengalami mundur panen tidak sesuai dengan spesifikasi konsumen, akibatnya jamur tidak laku.
Permasalahan tersebut, dapat diatasi dengan pembuatan produk olahan jamur titam yang sangat potensial untuk dikembangkan. Di antara produk olahan rendang jamur, abon jamur, dan nugget jamur .
Dengan adanya berbagai produk olahan dari jamur di Kelurahan Limau manis ini akan akan memberikan keutungan bagi keluarga petani.
* Dosen Program Studi Teknlogi Industri Pertanian (TIP), Fakultas Teknologi Pertanian (FATETA), Unand
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara