RanahSuara.id - Calon mahasiswa memiliki banyak pertimbangan dalam memilih perguruan tinggi untuk melanjutkan kuliah. Mulai dari akreditas dan rangking kampus hingga lokasi perguruan tinggi.
Tidak itu saja, mengetahui biaya kuliah dan biaya hidup di sekitar kampus juga mesti jadi pertimbangan untuk memiliki perguruan tinggi.
Di Indonesia, ada sejumlah kota di Indonesia yang memiliki biaya hidup termurah. Mulai dari biaya makan hingga kos-kosan. Tidak itu, saja, di kota itu juga terdapat perguruan tinggi yang berkualitas dan ternama.
Berikut enam kota di Indonesia dengan biaya hidup termurah yang dikutip hops.id dari YouTube Republika Mahasiswa yang bisa menjadi pertimbangan bagi mereka yang ingin melanjutkan kuliah.
1. Yogyakarta
Daerah ini disebut juga sebagai kota pelajar karena terdapat banyak pusat-pusat pendidikan yang berdiri di kota ini.
Pusat-pusat pendidikan itu otomatis menarik minat para pelajar dari daerah lain, untuk menuntut ilmu di Yogyakarta, terutama jenjang pendidikan tinggi.
Sebut saja Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Institut Seni Indonesia (ISI), dan Universitas Islam Indonesia (UII), dan masih banyak lagi.
Untuk biaya hidup di Yogyakarta termasuk murah. Untuk kos-kosan, biayanya berkisar Rp300.000 - 2.000.000 per bulan, tergantung fasilitas.
Baca Juga: Konversi LPG 3 Kg ke Kompor Listrik Masih Uji Coba, Anggota DPR: Bakal Dilihat Seberapa Efektif
Sementara untuk biaya makan, kamu bisa mengalokasikan sekitar Rp1.500.000 per bulan, atau Rp10.000 untuk sekali makan.
2. Solo
Kota Solo atau biasa disebut Surakarta juga terkenal sebagai kota yang biaya hidupnya terjangkau. Dari biaya makan, kos-kosan, hingga transportasi.
Untuk kos-kosan, kisaran biayanya antara Rp300.00 - 500.000 per bulan. Sedangkan untuk biaya makan, di Kota Solo masih banyak ditemukan warung makan dengan harga dibawah Rp10.000 per porsi.
Sementara untuk transportasi, berkisar antara Rp2.000 - 4.000 rupiah sekali naik, tergantung jarak.
Di Solo juga terdapat beberapa universitas yang cukup populer, seperti Universitas Negeri Surakarta (UNS), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), ISI Surakarta, dan lain-lain.
3. Malang
Kota yang terkenal dengan udaranya yang sejuk, bahkan cenderung dingin ini juga termasuk daerah dengan biaya hidupnya yang relatif murah.
Untuk biaya kos, biayanya sekitar Rp600.000 - 1.500.000 per bulan. Sementara untuk biaya makan, dengan budget Rp30.000, bisa untuk makan 2-4 kali, tergantung cara mengaturnya.
Untuk kuliah, di Malang juga terdapat banyak universitas berkualitas, seperti Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, dan lain-lain.
4. Surabaya
Meski kota besar, biaya hidup di Surabaya ternyata relatif murah. Di kota ini masih bisa ditemukan kos-kosan dengan harga terjangkau, yaitu sekitar Rp300.000 - 1.500.000, tergantung fasilitas dan letaknya.
Sedangkan untuk biaya makan, Rp10.000 sekali makan juga sudah cukup. Untuk kuliah, banyak sekali kampus yang bisa menjadi pilihan. Yaitu, Universitas Airlangga, Universitas Negeri Surabaya, Institut Teknologi Sepuluh November, dan lainnya.
5. Semarang
Biaya hidup di Semarang juga tergolong murah. Biaya kos-kosannya, berkisar Rp300.000 - 600.000 per bulan. Sedangkan untuk makan, di kota ini masih banyak harga makanan di bawah Rp10.000 per porsi.
Bagi yang hendak kuliah, di Semarang juga banyak terdapat kampus populer, seperti Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Semarang, UIN Walisongo, Universitas Muhammadiyah Semarang, dan lain-lain.
6. Jatinangor
Jatinangor banyak menjadi tujuan kuliah meski bukan kota besar. Hal ini karena di daerah ini banyak terdapat universitas terkenal. Seperti, Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjajaran, IPDN, dan lain-lain.
Untuk biaya hidup rata-rata para mahasiswa Jatinangor, berkisar antara Rp800.000 -2.000.000 per bulan. Sementara untuk biaya kos-kosan, rata-rata sekitar Rp500.000 per bulan.
Demikian tadi ulasan soal enam kota di Indonesia dengan biaya hidup termurah. Ulasan bisa menjadi pertimbangan bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan kuliah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial
-
Kemenperin Bantah Isu PHK Mie Sedaap, Sebut Hanya Pekerja Outsourcing
-
Wajib Coba, Food Avenue Baru di Bogor Tawarkan Surga Kuliner Ramadan: Dari Soto Hingga Bakso!
-
Jadwal Imsak & Buka Puasa Jakarta Hari Ini, Kamis 26 Februari 2026, Catat Waktu Magrib
-
Bak Bumi dan Langit! Pickup Impor Koperasi Merah Putih vs Esemka Kebanggaan Jokowi Mending Mana?
-
Harapan dari Tempat Paling Jauh: Saat Ekspektasi Orang Tua Membunuh Jiwa
-
Wajah Baru Pasar Palmerah: Trotoar Akan Diperbaiki, Pedagang Tak Boleh Berjualan di Bahu Jalan
-
KPAI Desak Ayah Kandung NS Diproses Hukum: Terungkap Sering Siksa Anak Sebelum Tragedi Jampang Kulon
-
Impor Masih Dominan, Emiten Petrokimia TPIA Bidik Penguatan Pasar Domestik
-
Singgung Tanggung Jawab Lembaga, Peneliti BRIN Minta Polri Setop Pakai Istilah Oknum