RanahSuara.id - Timnas Indonesia berhasil meraih hasil positif saat berhadapan dengan negara peringkat 84 dunia, Curacao, pada laga FIFA Matchday. Indonesia berhasil mengalahkan Curacao dalam dua kali pertemuan.
Pada pertemuan pertama pada Sabtu (24/7/2022) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), tim Merah Putih menang 3-2. Kemudian pada Selasa (27/9/2022) di Stadion Pakansari, Bogor, Timnas Indonesia menang 2-1.
Dua hasil positif, membuat pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, semakin percaya diri dengan kualitas timnya. Hal ini karena Indonesia yang berperingkat 155 dunia, mampu mengalahkan lawan dengan kualitas lebih tinggi.
Shin Tae-yong pun menginginkan Timnas Indonesia melawan negara yang lebih kuat dari Curacao ke depannya.
"Untuk tahun ini FIFA Matchday sudah selesai. Pastinya tahun depan baru akan bertanding lagi," ujar Shin Tae-yong dikutip dari Suara.com, Rabu (28/9/2022).
"Memang [timnas Indonesia] harus menghadapi lawan dengan peringkat FIFA yang lebih tinggi agar sepak bola Indonesia bisa semakin maju," harap Shin Tae-yong.
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan sepakat dengan apa yang diinginkan Shin Tae-yong. Pihakmya akan berusaha supaya Timnas Indonesia bisa menghadapi tim yang lebih kuat dari Curacao.
Negara yang menempati ranking 60 besar FIFA jadi incaran PSSI berikutnya. Meski belum diketahui nama-namanya.
"Saya meminta lawannya minimal peringkat 60. Tapi saya serahkan ke Dirtek PSSI (Indra Sjafri) dan tim kepelatihan. Saya pasti ingin lawan yang lebih berat dan tinggi (peringkatnya)," ucap Iriawan.
Baca Juga: 5 Fungsi Pikiran yang Harus Diketahui dan Diasah, Jadikan Dirimu Lebih Baik
Diketahui, dengan dua kemenangan atas Curacao pada laga FIFA Matchday ini, Timnas Indonesia sukses naik tiga posisi dari 155 ke-152 dalam ranking FIFA.
Menurut kalkulasi yang dilakukan oleh Footy Rankings, kemenangan pertama menghasilkan 7,41 poin. Sedangkan kemenangan yang kedua mendapatkan 7,30 poin.
Dengan hasil tersebut, Timnas Indonesia yang sebelumnya mengantongi 1019.19 poin di peringkat ke-155, kini naik ke posisi 152 ranking FIFA dengan koleksi 1033.90 poin.
Berita Terkait
-
Terpopuler: Sisi Lain Pemain Curacao yang Dikenal Religius, Geger Temuan Granat dan Amunisi di Bekasi
-
Media Vietnam Bahas Kekhawatiran Shin Tae-yong Hijrah Jadi Pelatih Vietnam karena Perpanjangan Kontak Belum Jelas
-
Peringkat Timnas Indonesia di FIFA Meningkat, Tapi Masih Kalah Jauh dari Vietnam dan Thailand
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
10 Pilihan HP Samsung Terbaru dan Harganya, Mulai Rp1 Jutaan
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Polemik Panggil Kepala Dinas, Wabup Lebak: Itu Cara Saya Selesaikan Bencana dan Masalah Pasar
-
Bantah Dalih Pujian Bupati, Amir Hamzah Bongkar Perangai Kasar Hasbi di Depan OPD
-
Amir Hamzah Lawan Balik, Sebut Pidato Bupati Lebak Arogan dan Tidak Berpendidikan?
-
7 Fakta Kemacetan Parah di Bakauheni, Truk Antre Panjang Lumpuhkan Jalinsum hingga Tol
-
Diskon 50 Persen di Alfamart, Snack Favorit Ini Bikin Banyak Orang Borong Sekaligus
-
Donald Trump Hina Pangeran Arab, Sebut MBS Harus Menjilat AS di Tengah Ketegangan Global
-
Bantah Menghina, Bupati Lebak Dalihkan Sebutan 'Mantan Napi' Sebagai Pujian Prestasi untuk Wakilnya
-
Penyebab Bupati Lebak dan Wakilnya Terlibat Cekcok Terbuka: Singgung Pasal 66 ASN dan Masa Lalu