Ranah.co.id - Aktor Jefri Nichol mengenang masa-masa awal karirnya di dunia akting. Ia menceritakan awal-awal dirinya merintis dimulai ikut casting sinetron.
"Awalnya dari casting sinetron, tapi nggak pernah diterima," tuturnya dikutip dari suara.com, Selasa (29/11/2022).
Sebelum itu ia juga mengatakan dirinya tidak pandai berakting. Ia mengaku menjadi aktor karena ingin menuruti permintaan dari ayahnya.
"Ya memang nggak bisa akting saja. Akting tuh iseng-iseng saja. Disuruh bokap, katanya biar banyak teman," ujarnya.
Di masa muda Jefri mempunyai tujuan hidup dari keinginannya sendiri. Semua itu tidak ada berkaitannya dengan dunia industri hiburan. Jefri juga mengatakan dirinya mempunyai tujuan untuk jadi game developer.
"Tadinya nggak ada (minat akting), mau jadi game developer. Kan sempat sekolah IT dulu," ujarnya.
Pertemuannya dengan Tio Pakusadewo merubah segalanya. Ia menemukan kecintaan dan kenyamanan dalam dunia seni peran.
"Karena Om Tio sih. Pas dapat proyek film pertama tuh, Pertaruhan, Om Tio ceritain soal akting, soal aktor. Katanya aktor film di Indonesia, khususnya yang cowok, itu kurang banget," ujarnya.
Setelah diterangkan seperti itu ia memiliki rasa cinta dalam dunia seni peran.
Baca Juga: Gunung Api Terbesar di Dunia Meletus, Pertama Kali dalam Hampir 40 Tahun
"Nah setelah diobrolin soal itu, jadi jatuh cinta. Pengin punya andil lah di industri film," tuturnya. (Ari Julian Pratama/Mg2)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
-
Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan