/
Selasa, 10 Januari 2023 | 14:50 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (Instagram @pssi)

Ranah.co.id - Langkah Timnas Indonesia terhenti semifinal Piala AFF 2022 usai kalah dari tuan rumah Vietnam dalam laga yang digelar di Stadion My Dinh, Hanoi, Senin (9/1/2023).

Dalam pertandingan semifinal leg kedua tersebut, Timnas Indonesia kalah 0-2 dari Vietnam. Sebelumnya saat semifinal leg pertama di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), kedua tim bermain imbang 0-0.

Atas hasil tersebut, muncul desakan agar Shin Tae-yong, mundur dari jabatan pelatih Timnas Indonesia di media sosial dengan #STYout.

Kegagalan membawa skuad Garuda meraih prestasi terbaik di Piala AFF 2022 ini memang tak lantas membuat Shin Tae-yong dipecat dari posisinya sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Namun demikian, ada sejumlah faktor yang nantinya bisa mengancam posisi pelatih asal Korea Selatan itu dari jabatannya.

Berikut tiga faktor yang membuat Shin Tae-yong terdepak dari jabatannya sebagai pelatih Timnas Indonesia seperti dikutip dari Bolatimes.com pada Selasa (10/1/2023):

1. Kehilangan Dukungan Suporter

Salah satu faktor yang bisa membuat Shin Tae-yong terdepak dari posisinya sebagai pelatih Timnas Indonesia ialah karena hilangnya dukungan dari suporter.

Selama ini, suporter Timnas Indonesia selalu berada di belakang Shin Tae-yong untuk memberikan dukungan, bahkan pembelaan ketika diserang banyak pihak.

Baca Juga: 3 Pemain Timnas Indonesia Tampil Buruk saat Dikalahkan Vietnam, Nomor 1 Nadeo Argawinata

Ketika ada Exco PSSI yang mengkritik Shin Tae-yong dan menyebut bahwa sang pelatih layak didepak, suporter selalu membentengi pelatih asal Korea Selatan itu dari ancaman pemecatan.

Bahkan, anggota Exco PSSI yang bersangkutan menjadi sasaran tembak suporter Indonesia yang tak sepakat dengan wacana tersebut.

2. Tak Kunjung Persembahkan Prestasi

Sejak bertugas pada akhir 2019 hingga saat ini, Shin Tae-yong memang belum berhasil mempersembahkan prestasi yang membanggakan bagi Timnas Indonesia.

Ia tak berhasil membawa skuad Garuda meraih gelar juara di dua edisi Piala AFF yang berbeda, yakni edisi 2020 dan 2022.

Di ajang SEA Games 2021, Shin juga hanya bisa mempersembahkan medali perunggu saja. Jika situasi ini terus menerus berlangsung, bukan tidak mungkin Shin Tae-yong akan segera terdepak dari kursi pelatih Timnas Indonesia.

Load More