Ranah.co.id - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto meminta pemerintah di Maluku mempercepat pendataan warga terdampak gempa, karena tidak ingin para warga terdampak menderita terlalu lama.
Menurut Suharyanto, pendataan merupakan hal yang paling penting untuk dilakukan, sehingga dapat mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat terdampak.
"Harus cepat pendatannya dan spesifik langsung by name by address, semakin cepat pendataannya maka singkat juga penderitaan yang dirasakan warga terdampak," ujar Suharyanto dikutip dari keterangan tertulisnya, Jumat (13/1/2023).
Demi mepercepat pendataan warga terdampak, Suharyanto juga mempersilakan data dilaporkan secara bertahap.
"Percepat proses pendataan, langsung dilaporkan ke pusat agar cepat diproses. Tidak apa-apa dilaporkan langsung secara bertahap, yang penting masyarakat tidak terlalu lama menunggu rumahnya untuk diperbaiki," tegasnya.
Diketahui, Suharyanto juga telah berkunjung ke Maluku untuk mmastikan keadaan pascagempa.
Suharyanto juga sempat berdialog dengan warga di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. "Mohon bersabar sebentar lagi, pemerintah pusat dan daerah terus berusaha secepat mungkin melakukan pendataan dan asesmen, sehingga proses perbaikan rumah dapat segera dilakukan," ucapnya.
Suharyanto menjelaskan, bahwa pemerintah akan memberikan santunan dana bantuan untuk perbaikan rumah rusak. "Rumah rusak berat akan diberikan bantuan senilai Rp60 juta, rusak sedang Rp30 juta dan rusak ringan Rp15 juta,” katanya.
Baca Juga: Verrel Bramasta Sempat Ditelepon Ferry Irawan setelah Kejadian KDRT, Respons Bijaknya Tuai Sorotan
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Valuasi Menarik, Intip Prospek Saham TLKM dan ISAT Pasca Implementasi Biometrik
-
5 Manfaat Tretinoin untuk Kulit Wajah, Lebih dari Sekadar Obat Jerawat
-
Sekilas Millwall FC Klub Baru Elkan Baggott: Lahir dari Buruh Dibesarkan oleh Konflik
-
5 Tips agar Lipstik Tahan Lama Setelah Makan, Warna Bibir Tetap On Point
-
ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Ancaman Terbesar Kesehatan Karyawan Indonesia
-
Ketika Guru Bersertifikat Justru Terjebak di Celah Kebijakan
-
Diduga Menyamar sebagai Securities Crowdfunding, PT Econext Ventures Indonesia Dihentikan
-
Tiga Kasus Pelecehan Seksual Jadi Alarm, Kampus Harus Evaluasi Total Efektivitas Satgas PPKS
-
Eks Kiper AS Bongkar Wajah Asli Klub Baru Elkan Baggott: Hati-hati, Milwall FC Itu Keras
-
1 Malam 3 Ledakan, Pelabuhan di Tepian Selat Hormuz Jadi Pusat Pertempuran AS - Iran