/
Selasa, 24 Januari 2023 | 10:51 WIB
Proses evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir dan longsor di Padang Pariaman. (Instagram @bpbdkabpadangpariaman)

Ranah.co.id - Intensitas hujan tinggi yang melanda seluruh Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) pada 23-24 Januari 2023, menyebabkan banjir, longsor dan pohon tumbang di daerah itu.

Berdasarkan data BPBD Padang Pariaman yang diposting di Instagram @bpbdkabpadangpariaman, hingga pukul 0.45 WIB pada Selasa (24/1/2023), terdapat 31 titik banjir, 11 titik longsor dan 2 titik pohon tumbang.

"Ketinggian air rata-rata 1 M-5 M," tulis akun Instagram BPBD Padang Pariaman.

BPBD Padang Pariaman mengungkapkan bahwa telah mengeluarkan peringatan antisipasi banjir, longsor dan pohon tumbang.

"BPBD Padang Pariaman masih terus mengevakuasi dan pendataan dampak banjir dan longsor, kebutuhan mendesak evakuasi, bantuan logistik dan alat berat," tulis BPBD Padang Pariaman.

BPBD Padang Pariaman juga menyebutkan, akibat bencana tersebut, dua orang meninggal, luka berat 2 orang, dan luka ringan 4 orang.

"Kemudian terdampak banjir ada 1.500 KK (kepala keluarga) dan mengungsi lebih kurang 750 KK," sambung BPBD Padang Pariaman. 

Dampak dari bencana yang melanda Padang Pariaman terang BPBD yaitu PLN telah memadamkan listrik di lokasi banjir, longsor dan pohon tumbang, beberapa titik akses jalan terputus.

Kemudian, 100 unit rumah terendam, 50 unit rumah rusak berat, 10 unit kios/warung rusak, 5 kendaraan bermotor rusak. Selanjutnya, 50 unit fasilitas ibadah terdampak banjir, 30 unit fasdik terdampak, lahan pertanian terendam ratusan hektare.

Baca Juga: Striker Asing Persija Bertekad Sapu Bersih Tiga Laga Kandang Beruntun

"Kebutuhan mendesak yaitu alat berat, logistik, makanan siap saji," terang BPBD Padang Pariaman. 

Load More