Ranah.co.id - Gempa bumi 7,8 SR yang melanda Turki pada Senin (6/2/2023) menyisakan duka mendalam bagi masyarakat di negara tersebut. Salah satunya dialami oleh salah seorang pemuda Turki benama Yunus Emre Kaya (24).
Melansir dari reuters.com pada 9 Februari 2023, Kaya harus kehilangan tunangannya, Gulcin, akibat gempa dahsyat tersebut.
Mereka merencanakan hidup bersama, sebelum gempa dahsyat menghancurkan impian mereka. Dua hari kemudian, Kaya, mengucapkan selamat tinggal terakhir kepada tunangannya.
Kaya membuka resleting kantong mayat hitam untuk mengidentifikasikan tubuh Gulcin di gedung olahraga tempat para korban dievakuasi. Kaya pun memberikan pelukan terakhir untuk sang tunangan.
Sambil menangis, Kaya mengutarakan bahwa ia berencana untuk memberikan sang tunangan gaun pengantin. Tapi justru sekarang dirinya malah akan mengenakan sang pengantin dengan kain kafan.
“Saya berencana untuk memberikannya pakaian pengantin, tapi sekarang saya akan mengenakannya dengan kain kafan,” kata Kaya dikutip dari hops.id pada Kamis (9/2/2023).
Kaya sendiri bertemu Gulcin setelah dirinya menyelesaikan wajib militer tiga tahun lalu. Kematian Gulcin pun membuatnya mati rasa.
“Bayangkan seseorang mengikat tangan dan kaki Anda, dan Anda tidak bisa bangun. Tidak ada makanan, tidak ada air, tidak ada udara,” beber Kaya.
“Beginilah aku. Aku seperti orang mati berjalan,” tambah Kaya.
Baca Juga: 10 Istilah Populer di Mobile Legends, Harus Tahu Biar Tidak Ketinggalan!
Kaya juga menceritakan bahwa pada saat gempa berlangsung, dirinya sedang tidur di rumah. Di mana gempa menghantam rumahnya dan terasa seperti ledakan pada pukul 4 pagi di hari Senin.
Dirinya pun meraih ibunya dan membawanya ke jalan, sebelum berlari selama 10 menit, ia langsung ke rumah Gulcin.
Sampainya di rumah Gulcin, ia menemukan rumah tunangannya sudah dalam reruntuhan. Ada orang di bawah reruntuhan menjerit karena terjebak di bagian bawah reruntuhan itu.
Hingga Kaya pun mengetahui bahwa Gulcin dan saudara perempuannya telah meninggal.
Kaya dan Gulcin sendiri awalnya berencana untuk menikah pada bulan September lalu. Namun menunda tanggalnya karena ayahnya yang berada di luar negeri.
“Saya merasa kita juga tidak akan bisa melakukan pernikahan kali ini, dan dia merasa sedih,” ujar Kaya.
“Sepertinya dia merasakan apa yang akan terjadi,” ungkap Kaya.
Satu-satunya harapan Kaya adalah baik Gulcin maupun saudara perempuannya tidak merasakan penderitaan apa pun.
“Dan aku hanya mencium kening mereka. Aku membuka (kantong mayat) dan mencium wajahnya. Tidak ada lagi yang wanginya se-enak ini. Tidak ada bau lain yang seindah ini,” kata Kaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026
-
Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang
-
Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar 2nd Fun Kids Swimming Competition
-
Langgar Tradisi FIFA, Donald Trump Tetap akan Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026
-
Lebih Transparan, Begini Cara BRI Digitalisasi Transaksi di Lapas
-
Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota
-
Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025
-
Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026
-
Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan