Suara.com - Hari pertama ibadah puasa dijalankan terus menjadi pembahasan hangat. Di Indonesia sendiri, baik Nahdlatul Ulama, pemerintah, dan Muhammadiyah biasanya memiliki perspektifnya sendiri, dan penggunaan metode berbeda. Puasa 1 Ramadhan 2024 jatuh pada tanggal berapa menurut ketiganya?
Ketiga pihak ini sejatinya ingin yang terbaik untuk umat muslim di seluruh Indonesia, sehingga metode yang digunakan juga dipilih berdasarkan acuan dari kitab suci. Sekilas, ini penjelasan tentang hari dimulainya 1 Ramadhan 2024 yang bisa dibagikan.
Menurut Nahdlatul Ulama atau NU
NU sendiri melalui Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama atau PBNU, menentukan dimulainya puasa Ramadhan 2024 adalah ketika hasil hisab posisi hilal pada 29 Syaban terlihat. Nantinya, pengumuman akan dilakukan setelah pengamatan hilal, sesuai dengan ketetapan sidang isbat dari Kementerian Agama.
Jadi hingga saat artikel ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai kapan hari ibadah puasa dimulai dari lembaga ini.
Menurut Pemerintah
Secara resmi, pemerintah baru akan menentukan kapan puasa Ramadhan dimulai setelah sidang isbat. Sidang isbat diagendakan akan dilakukan pada hari Minggu, 10 Maret 2024, untuk kemudian mencari kepastian pada kapan dimulainya bulan Ramadhan.
Sementara itu pada kalender resmi, 1 Ramadhan jatuh pada tanggal 12 Maret 2024. namun sekali lagi hal ini masih menunggu kepastian dari sidang isbat, yang umumnya dilakukan satu hari sebelum hari pertama puasa dilakukan.
Versi Muhammadiyah
Baca Juga: Niat Puasa Ramadhan 2024 Dibaca Kapan? Ini Waktu Terbaiknya, Jangan Salah!
Pusat Pimpinan Muhammadiyah menyatakan bahwa puasa Ramadhan akan jatuh pada tanggal 11 Maret 2024 mendatang. Hal ini berdasar pada surat penetapan Hasil Hisab Awal Ramadhan, 1 Syawal dan 10 Zulhijah 1445 H yang ditandatangani Wakil Ketua Majelis Tarjin dan Tajdid PP Muhammadiyah.
2 Metode Penentuan Awal Ramadhan
Secara umum dikenal dua metode utama untuk menentukan awal bulan Ramadhan setiap tahunnya. Pertama disebut dengan hisab, dan kedua disebut dengan metode rukyah.
- Metode hisab adalah metode yang dilakukan untuk menentukan awal puasa dengan menggunakan perhitungan matematis dan astronomis.
- Metode rukyah adalah metode penetapan awal Ramadhan dan Syawal berdasarkan pengamatan bulan. Hilal akan diamati saat matahari tenggelam dengan mata telanjang atau dengan bantuan alat optik.
Dengan memadukan kedua metode ini, penetapan dimulainya bulan Ramadhan akan menjadi lebih akurat dan sesuai dengan kenyataan.
Itu tadi sekilas tentang puasa 1 Ramadhan 2024 jatuh pada tanggal berapa, dan cara menentukannya mengacu pada apa yang digunakan oleh lembaga di Indonesia. Semoga berguna!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Kapan Ramadan 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah, Cek Ketentuan Terbarunya
-
Amalan dan Anjuran Bulan Sya'ban Menurut Ustaz Adi Hidayat
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup
-
Awal Rajab NU dan Muhammadiyah 2025, Ini Tiga Amalan yang Bisa Dijalankan
-
Hukum Mewarnai Rambut dalam Islam, Apakah Boleh Menurut Ulama dan Fiqih?
-
KH Abdul Muid Ahmad, Ulama Rendah Hati dari Ponpes Al Muayyad Wafat Hari Ini