Suara.com - Saat berpuasa di bulan suci Ramadan, berbuka adalah salah satu momen yang paling dinantikan. Berbicara soal berbuka puasa, saat ini banyak yang masih penasaran mengenai doa buka puasa yang benar.
Pasalnya, ada dua versi doa buka puasa yang bisa dibaca oleh umat muslim, yaitu bacaan "Allahumma laka shumtu" dan "Dzahabazh zhoma’u". Lantas, manakah doa buka puasa yang benar?
Perlu dipahami, membaca doa saat buka puasa hukumnya hanyalah bersifat anjuran dan sunnah. Maka dari itu, tidak akan menjadi masalah apabila seseorang lupa membaca doa buka puasa. Akan tetapi jika harus membaca doa, tentunya doa yang dibacakan haruslah doa yang tepat.
Doa Buka Puasa yang Benar
Dalam doa buka puasa, memang ada dua versi yang bisa dibaca oleh umat muslim saat berbuka.
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Doa yang pertama adalah “Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa'ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin”.
Artinya “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmatMu wahai yang Maha Pengasih dan juga Penyayang.
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Hari Ini 25 Maret 2024 di Pontianak dan Sekitarnya
Lalu doa yang kedua adalah "Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah”.
Yang mana artinya: "Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki".
Adanya dua versi doa buka puasa ini ternyata membuat sebagian umat mulim kebingungan. Manakah doa yang benar dan lebih baik dibaca pada saat berbuka puasa?
Penjelasan UAS
Menurut Ustadz Abdul Somad (UAS), kedua doa buka puasa di atas bisa dibaca pada saat berbuka puasa. Hal tersebut dijelaskan oleh UAS sebagaimana ia mengutip pernyataan dari Syaikh ibnu utsaimin.
Status hadist dari kedua bacaan doa buka puasa itu ternyata adalah dhaif (lemah), tetapi tetap dapat digunakan untuk fadhailul a'mal asal ada lima syarat yang tertera, yaitu:
- Pertama, bukan masalah kaidah tauhid.
- Kedua, bukan masalah halal-haram.
- Ketiga, tidak terkait dengan periwayat kadzab pendusta.
- Keempat, masih bernaung di bawah ahli shahih.
- Kelima, untuk motivasi beramal.
Penjelasan Buya Yahya
Sementara itu menurut Buya Yahya, mengenai dua versi doa buka puasa dan waktu yang tepat untuk membaca doa buka puasa. Buya Yahya menjelaskan, bahwa doa buka puasa Dzahaba Dzoma’u adalah doa yang dibaca oleh Rasulullah SAW.
Sedangkan doa buka puasa Allahumma Lakasumtu sebetulnya tidak datang dari Rasulullah SAW, melainkan datang dari para ulama. Meski demikian, Buya Yahya menjelaskan bahwa bukan berarti doa yang bukan datang dari Rasulullah SAW tidak boleh digunakan.
Sebab, doa yang dibuat oleh para ulama ini diambil dari makna-makna yang ada di dalam Al-Quran dan hadits. Lalu, doa-doa yang diambil dari Al-Quran dan hadits dikumpulkan kemudian dijadikan sebagai doa yang sederhana.
Dengan demikian Buya Yahya menegaskan bahwa dari kedua doa buka puasa di atas adalah doa yang benar dan sah, keduanya boleh dibaca pada saat buka puasa.
Lantas, kapan waktu yang tepat untuk membaca doa buka puasa? Menurut Buya Yahya, hal ini tidak perlu diributkan. Baik yang membaca doa buka puasa sebelum makan dan minum, ataupun setelah makan dan minum, hal itu tidaklah masalah dan hukumnya tetap sah.
Demikian penjelasan terkait doa buka puasa yang benar. Sehingga baik itu bacaan "Allahumma laka shumtu" ataupun "Dzahabazh zhoma’u" tidak ada yang keliru dan boleh diamalkan.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Jadwal Buka Puasa Hari Ini 25 Maret 2024 di Pontianak dan Sekitarnya
-
Buka Puasa dengan Hidangan Nusantara Bergaya Kontemporer di Smriti, Kambing Guling Saus Kari Jadi Favorit
-
Baik Untuk Tubuh, Ustaz Sarankan Umat Muslim Buka Puasa Dengan Air Murni Tanpa Rasa
-
Benarkah Puasa Tidak Boleh Keramas Karena Bikin Batal? Ternyata Begini Hukumnya
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Kapan Ramadan 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah, Cek Ketentuan Terbarunya
-
Amalan dan Anjuran Bulan Sya'ban Menurut Ustaz Adi Hidayat
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup
-
Awal Rajab NU dan Muhammadiyah 2025, Ini Tiga Amalan yang Bisa Dijalankan
-
Hukum Mewarnai Rambut dalam Islam, Apakah Boleh Menurut Ulama dan Fiqih?
-
KH Abdul Muid Ahmad, Ulama Rendah Hati dari Ponpes Al Muayyad Wafat Hari Ini