(Marilah kita) sholat, (Marilah kita) sholat, (Marilah kita) sholat sunnah Idul Fitri berjamaah. Semoga allah menurunkan rahmat-Nya kepadamu semua.
(Marilah kita) sholat, (Marilah kita) sholat, (Marilah kita) sholat sunnah Idul Fitri berjamaah. Tiada tuhan selain Allah.
Sesuai dengan artinya bacaan bilal Idul Fitri adalah seruan untuk mengajak jamaah sholat melaksanakan sholat sunnah Idul Fitri. Selain itu, seruan ini juga menandai umat islam memasuki bulan syawal dan bulan puasa ramadhan sudah berakhir.
Jawaban Jamaah
Setelah bilal membaca seruan di atas, jemaah sholat Idul Fitri menjawab dengan ucapan berikut.
الصَّلَاةَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ
Ash-sholata (ash-sholatu) laa ilaha ilallah.
Artinya: "Salat itu (mengikrarkan aktualisasi), Tiada Tuhan selain Allah"
Semua orang dapat menyambut hari kemenangan setelah menekan dan mengontrol hawa nafsu selama sebulan dengan suka cita. Diharapkan semua orang menjadi lebih bijaksana seiring dengan kebahagiaan Idul Fitri yang hadir di tengah-tengah masyarakat.
Baca Juga: 2 Cara Buat Kartu Ucapan Idul Fitri untuk Lebaran 2024
Adapun keharusan bacaan bilal diucapkan saat Idul Fitri disebutkan dalam Kitab Al Muhadzab dan syarahnya AL Majmu. Dalam kitab tersebut dituliskan,
ولا يؤذن لها ولا يقام لما روى عن بن عباس رضي الله عنهما قال "شهدت العيد مع رسول الله صلي الله عليه وسلم ومع أبي بكر وعمر وعثمان رضي الله عنهم فكلهم صلى قبل الخطبة بغير اذان ولا اقامة" والسنة أن ينادى لها الصلاة جامعة لما روى عن الزهري أنه كان ينادى به
Artinya: Pada sholat Idul Fitri terdapat kumandang adzan dan iqamah sebagaimana riwayat Ibnu Abbas ra: aku menyaksikan sholat Id bersama Rasulullah saw, Abu Bakar, Umar, dan Utsman ra. Mereka semua melakukan sholat sebelum khutbah tanpa adzan dan iqamah. Bilal dianjurkan untuk menyeru dengan ‘as-shalāta(u) jāmi‘ah’ sebagaimana riwayat Az-Zuhri ra bahwa ia diseru dengan kalimat demikian (Imam As-Syairazi, Al-Muhadzdzab dalam Kitab Al-Majmu' Syarhul Muhadzdzab, [Kairo, Al-Maktabah At-Taufiqiyyah: 2010 M], juz V, halaman 17).
Niat Sholat Idul Fitri
Setelah mendengar seruan bacaan bilal Idul Fitri tersebut di atas, jamaah dapat melaksanakan sholat Idul Fitri dipimpin oleh seorang imam. Adapun untuk memulai sholat Idul Fitri harus diawali dengan membaca niat sholat Idul Fitri.
Berikut niat sholat Idul Fitri untuk imam.
اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا للهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatan li Idil Fitri rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā.
Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT.”
Kemudian berikut ini niat sholat Idul Fitri untuk makmum,
اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatan li Idil Fitri rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.
Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah SWT.”
Bacaan Bilal Selesai Sholat Idul Fitri
Setelah sholat Idul Fitri, bilal akan kembali menyerukan kalimat yang kurang lebih sama. Berikut ini bacaannya:
اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ , لَا إلٰهَ إلَّا اللهُ وَ اللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
يَا مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ وَزُمْرَةَ الْمُؤْمِنِيْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ. اِعْلَمُوْا أَنَّ يَوْمَكُمْ هٰذَا يَوْمُ عِيْدِ الْفِطْرِ وَيَوْمُ السُّرُوْرِ، وَيَوْمُ الْمَغْفُوْرِ. أَحَلَّ اللهُ لَكُمْ فِيْهِ الطَّعَامَ، وَحَرَّمَ عَلَيْكُمْ فِيْهِ الصِّيَامَ. إِذَا صَعِدَ الْخَطِيْبُ عَلَى الْمِنْبَرِ, اَنْصِتُوْا وَاسْمَعُوْا وَاَطِيْعُوْا رَحِمَكُمُ اللهُ, اَنْصِتُوْا وَاسْمَعُوْا وَاَطِيْعُوْا رَحِمَكُم اللهُ, اَنْصِتُوْا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ
Allahu akbar Allahu akbar Allahu akbar, Laailaahailallahu wallahuakbar Allahuakbar walillahilhamdu
Yaa ma'asyirol muslimiina zumrotal mu'miniina rohimakumulloh, I'lamu Anna Yaumakum Haadzaa yaumu 'iidil fitri wa yaumus suruuri, Wa yaumul maghfuuri, Ahalallahullohulakum fiihitho'amu, wa haroma 'alaikum fiihis shiyam, Idzaa Sho'idal Khotiibu 'alal minbari, Anshituu was ma'u wa ati'u rohimakumulloh, Anshituu wasma'u wa ati'u rohimakumulloh, anshitu la'alakum turhamun.
Artinya: "Wahai sekalian kaum muslimin dan mukminin, semoga Allah memberi rahmat kepada kalian. Ketahuilah sesungguhnya hari ini adalah Hari ‘Idulfitri (hari kembali suci), hari bahagia dan hari pengampunan. Allah menghalalkan bagi kalian makan pada hari itu dan Allah mengharamkan bagi kalian puasa hari itu. Ketika khatib naik ke atas mimbar, perhatikanlah, dengarkanlah, dan taatilah, semoga Allah memberi rahmat kepada kalian (2x). Perhatikanlah, semoga kalian dirahmati oleh Allah,".
Demikian bacaan bilal Idul Fitri. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
7 Tips Agar Mudik Lebaran Mendatangkan Pahala ala MUI, Musafir Boleh Tak Berpuasa?
-
1 Syawal 1445 H Tanggal Berapa? Jadwal Lebaran Idul Fitri 2024 Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Salah Paham Arti Minal Aidin Wal Faizin, Populer Jadi Ucapan Lebaran Idul Fitri
-
Apa Hukum Ziarah Kubur Jelang Lebaran? Ini Penjelasan Lengkap dengan Tata Caranya
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Nyai Hj. Hindun Susilowati, Sosok Pengasuh Ponpes Al Muayyad Solo Wafat
-
Update Besaran Zakat Fitrah 2026, Nominal Uang dan Beras
-
Doa Spesifik Hari Kelima Ramadan: Peningkatan Istighfar dan Kesalehan
-
Kapan Ramadan 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah, Cek Ketentuan Terbarunya
-
Amalan dan Anjuran Bulan Sya'ban Menurut Ustaz Adi Hidayat
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup