Suara.com - Bermodalkan peluit kecil, Salamun 64 tahun tiap harinya bekerja sebagai juru parkir (jukir) di kawasan pertokoan depan kampus Universitas Darul Ulum (Undar), Jalan Gus Dur, Jombang, Jawa Timur.
Uang yang diterima Salamun dari jasanya memakirkan kendaraan tiap harinya dikumpulkan. Rezeki itu kemudian ia bagi untuk kebutuhan keluarganya, anak dan istri serta ditabung di kotak ajaib yakni celengan yang terbuat dari kayu.
Uang di dalam celengan itu dikumpulkan Salamun bukan untuk kebutuhan duniawi. Rezeki itu ia kumpulkan demi bisa menunaikan rukun Islam kelima naik haji.
Baca juga:
Jerih payahnya tiap hari bekerja di atas terik matahari serta guyuran hujan berbuah manis. Uang tabungannya di kotak ajaib itu mampu membawa ia dan istri tercinta Sukarti menjadi tamu Allah di kota suci Mekkah.
Uang dari jasa parkir yang didapat mulai dari Rp5000 hingga 15.000 ia masukkan ke dalam celengan kayu sejak 2005. Menurut Salamun, tiap harinya tak tentu berapa uang yang ditabung, tergantung rezeki katanya.
Sebelum memasukkan uang ke dalam celengan kayu itu, Salamun mengaku bahwa ia terlebih dulu menunaikan salat tahajud. Itu rutin dilakukan setiap hari. Tak terasa, lima tahun berlalu. Pada 2011 Salamun membuka kotak kayu berisi tabungan tersebut.
Dengan dibantu sang istri, tukang parkir di Jl Gus Dur ini menghitung uang simpanan. “Alhamdulillah, terkumpul Rp25 juta. Sampai ada yang dimakan rayap,” kata Salamun seperti dikutip dari laporan Beritajatim.com--jaringan Suara.com, Senin (7/5).
Baca juga:
Baca Juga: Mbah Hardjo 109 Tahun Jadi Jamaah Haji Tertua Tahun Ini, Termuda 17 Tahun Asal Jabar
Salamun mengaku bahwa awalnya ia mendaftar haji sendirian, namun selang beberapa tahun sang istri pun bisa didaftarkan melalui dana talangan.
Sehingga keduanya akan berangkat ke tanah suci pada 27 Mei 2024 melalui embarkasi Surabaya bersama rombongan CJH (calon Jemaah haji) Kabupaten Jombang yang terbagi dalam empat kloter (kelompok terbang).
Rasa bahagia dan haru terpancar dari bapak lima orang anak ini saat bersiap untuk menunaikan ibadah haji 2024.
Warga Dusun Temulawak Desa Kebuntemu Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang berharap ibadah haji yang ia tunaikan bersama istri lancar dan barokah, meski untuk berangkat ke tanah suci memerlukan perjuangan panjang.
Berita Terkait
-
Mbah Hardjo 109 Tahun Jadi Jamaah Haji Tertua Tahun Ini, Termuda 17 Tahun Asal Jabar
-
Cek Persiapan Ibadah Haji 2024, Menag Yaqut Bertolak ke Arab Saudi
-
Haji Bukan Lagi Mimpi! BRI Mudahkan Persiapan Anda dengan Setoran Tabungan Haji Hanya Rp50.000
-
Pakai Ban Kapten, Nurhidayat Haji Haris Cetak Gol Keren di Liga Filipina
-
Jamaah Haji Sultra: Tertua Hampir 100 Tahun, Termuda Beda 80 Tahun
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Kapan Ramadan 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah, Cek Ketentuan Terbarunya
-
Amalan dan Anjuran Bulan Sya'ban Menurut Ustaz Adi Hidayat
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup
-
Awal Rajab NU dan Muhammadiyah 2025, Ini Tiga Amalan yang Bisa Dijalankan
-
Hukum Mewarnai Rambut dalam Islam, Apakah Boleh Menurut Ulama dan Fiqih?
-
KH Abdul Muid Ahmad, Ulama Rendah Hati dari Ponpes Al Muayyad Wafat Hari Ini