Suara.com - Kabar keberangkatan Witan Sulaeman, pemain Timnas Indonesia ke tanah suci sempat membuat heboh. Sebab, pemain nomor punggung 8 ini bisa berangkat lebih cepat meski mengikuti pendaftaran haji reguler di tahun 2019 lalu.
Setelah diusut lebih lanjut, alasan Witan bisa pergi haji lebih cepat bukanlah perlakukan khusus, melainkan mengikuti program penggabungan mahram dengan sang istri. Sebab, istri Witan diketahui sudah mendaftar haji sejak tahun 2012.
Ingin tahu lebih lanjut terkait program penggabungan mahram dari Kemenag? Simak ulasan berikut untuk informasinya.
Syarat Ikut Program Haji Mahram
Haji Mahram adalah program penggabungan keberangkatan haji dengan satu orang yang sesuai mahramnya. Meski begitu, program ini tidak bisa dilakukan sembarangan.
Melansir dari laman Dinas Kominfo Provinsi iJawa Timur, berikut adalah syarat-syarat mengikuti program haji Mahram.
- Memiliki hubungan keluarga yang dibuktikan dengan akta nikah (suami/istri) dan akta kelahiran atau Kartu Keluarga (anak/orang tua kandung/saudara kandung) yang dilegalisir dan stempel basah oleh pejabat berwenang serta menunjukkan surat aslinya.
- Jamaah haji yang digabung sudah melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) pada tahap kesatu.
- Jamaah haji yang menggabung sudah terdaftar sebagai jamaah haji reguler beberapa minggu sebelum keberangkatan dan terdaftar dalam satu provinsi yang sama, serta memenuhi syarat Istitha’ah Kesehatan.
Selain itu, pihak yang akan menggabungkan harus sudah mendaftar haji setidaknya selama lima tahun sebelum keberangkatan.
“Karena sudah di atas lima tahun jadi bisa mengurus penggabungan mahram,” ujar Witan sebelum berangkat ke tanah suci.
Witan juga menjelaskan bahwa proses penggabungan haji mahram baginya tidak sulit selagi semua berkas sudah disiapkan.
Baca Juga: Tiba di Tanah Suci, Witan Sulaeman Ungkap Doa Menyentuh Kalbu untuk Timnas Indonesia
“Pelayanan Kemenag sangat baik sekali. Sejak pendaftaran (pelunasan) tidak dipersulit karena yang penting kita punya berkas-berkas. Jadi semua aman,” sambung pemain dari Persija Jakarta itu.
Keberangkatan witan ke Tanah Suci sekaligus mengonfirmasi bahwa dirinya tidak akan ikut turun membela Timnas pada pertandingan putaran kedua Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Indonesia akan membuka pertandingan dengan Irak pada tanggal 6 Juni 2024 dan Filipina, enam hari selanjutnya. Seluruh pertandingan akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Seperti itulah syarat program haji penggabungan mahram seperti Witan Sulaeman dan istrinya.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
-
Tiba di Tanah Suci, Witan Sulaeman Ungkap Doa Menyentuh Kalbu untuk Timnas Indonesia
-
Witan Sulaiman Berangkat Haji Lebih Cepat Bersama Istri, Ini Beda Jemaah Haji Reguler dan Jemaah Haji Plus
-
Momen Witan Sulaeman Berangkat Haji, Netizen Puji Sikapnya yang Selalu Senyum
-
Daftar Haji Reguler di 2019, Witan Sulaeman Beberkan Alasan Bisa Berangkat Lebih Cepat Tanpa Jalur Khusus
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Kapan Ramadan 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah, Cek Ketentuan Terbarunya
-
Amalan dan Anjuran Bulan Sya'ban Menurut Ustaz Adi Hidayat
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup
-
Awal Rajab NU dan Muhammadiyah 2025, Ini Tiga Amalan yang Bisa Dijalankan
-
Hukum Mewarnai Rambut dalam Islam, Apakah Boleh Menurut Ulama dan Fiqih?
-
KH Abdul Muid Ahmad, Ulama Rendah Hati dari Ponpes Al Muayyad Wafat Hari Ini