Artinya: Tidak ada Rabb yang berhak disembah kecuali Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk diantara orang-orang yang berbuat aniaya. (QS. Al-Anbiya’: 87)
Di dalam Jaami’ At-Tirmidzi dan Shahih Al-Hakim, disebutkan dari Sa’ad bin Abi Waqqash, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
دَعْوَةُ ذِى النُّونِ إِذْ دَعَا وَهُوَ فِى بَطْنِ الْحُوتِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّى كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ. فَإِنَّهُ لَمْ يَدْعُ بِهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ فِى شَىْءٍ قَطُّ إِلاَّ اسْتَجَابَ اللَّهُ لَهُ
“Doa Dzun Nuun (Nabi Yunus) saat berada dalam perut ikan besar adalah LAA ILAAHA ILLAA ANTA SUBHAANAKA INNII KUNTU MINAZH ZHOOLIMIIN. Sungguh, tidaklah orang muslim berdoa dengannya dalam urusan apa pun, melainkan Allah akan mengabulkan doanya.” (HR. Tirmidzi, no. 3500; Al-Haakim, 1:505, 2:382; An-Nasai dalam Amal Al-Yaum, no. 655; Ahmad, no. 1462; Abu Ya’la, 2:110; Ath-Thabrani, no. 124 dengan sanad hasan)
4. Doa Keempat
لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ الْعَظِيْمُ الْحَلِيْمُ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمُ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَرَبُّ اْلأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيْمُ
LAA ILAHA ILLALLAH AL-‘AZHIIM AL-HALIIM, LAA ILAHA ILLALLAH ROBBUL ‘ARSYIL ‘AZHIM. LAA ILAHA ILLALLAH, ROBBUS SAMAAWAATI WA ROBBUL ARDHI WA ROBBUL ‘ARSYIL KARIM.
Artinya: Tiada Ilah yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Agung dan Maha Penyantun. Tiada Ilah yang berhak disembah selain Allah, Rabb yang menguasai Arsy, yang Maha Agung. Tiada Ilah yang berhak disembah selain Allah, Rabb yang menguasai langit dan bumi. Rabb Yang menguasai arsy, lagi Maha Mulia (HR. Bukhari, no. 5985 dan Muslim, no. 2730)
5. Doa Kelima
Baca Juga: Segini Gaji CPNS Lulusan SMA, Masih Ada Potensi Kenaikan Tahun Depan
لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ الْحَلِيمُ الْكَرِيمُ، سُبْحَانَ اللَّهِ وَتَبَارَكَ اللَّهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.
LAA ILAHA ILLALLAH AL-HALIIM AL-KARIIM, SUBHAANALLAH WA TABAAROKALLAH ROBBUL ‘ARSYIL ‘AZHIIM, WAL HAMDU LILLAHI ROBBIL ‘AALAMIIN.
Artinya: Tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi, melainkan Allah yang Maha Penyantun lagi Mahamulia . Mahasuci Allah dan Mahatinggi, Rabb Arsy yang agung, serta segala puji bagi Allah Rabb alam semesta. (HR. Ahmad dalam musnadnya, no. 701 dan Al-Hakim, 1:508. Hadits ini disahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir).
Berita Terkait
-
Segini Gaji CPNS Lulusan SMA, Masih Ada Potensi Kenaikan Tahun Depan
-
Pendaftaran Sudah Dibuka, Apa Formasi CPNS 2024 yang Sepi Peminat?
-
Surat Keterangan Sehat Jiwa Bikin di Mana? Ini Cara Buat Dokumen Syarat Pendaftaran CPNS 2024
-
5 Lembaga Penyelenggara TOEFL untuk Seleksi CPNS 2024, Agar Sertifikat Diakui dan Langsung Lolos
-
Berapa Gaji CPNS Lulusan D3 dan S1? Berikut Rinciannya
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Kapan Ramadan 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah, Cek Ketentuan Terbarunya
-
Amalan dan Anjuran Bulan Sya'ban Menurut Ustaz Adi Hidayat
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup
-
Awal Rajab NU dan Muhammadiyah 2025, Ini Tiga Amalan yang Bisa Dijalankan
-
Hukum Mewarnai Rambut dalam Islam, Apakah Boleh Menurut Ulama dan Fiqih?
-
KH Abdul Muid Ahmad, Ulama Rendah Hati dari Ponpes Al Muayyad Wafat Hari Ini