Suara.com - Ketika menghadapi perlakuan dzalim, seperti yang dialami Timnas saat dicurangi wasit Oman dalam pertandingan Indonesia vs Bahrain, banyak orang mencari kekuatan melalui doa, terutama doa saat dizalimi.
Dalam konteks ini, doa bisa menjadi cara untuk memohon keadilan dan ketenangan hati. Situasi timnas yang mengalami kecurangan wasit, seperti dalam pertandingan melawan Bahrain, bisa menjadi momen untuk bersatu dan berdoa demi keadilan.
Meskipun dizalimi, tetap ada harapan dan kepercayaan bahwa kebenaran akan terungkap. Lantas, apa bunyi bacaan doa saat dizalimi? Nah untuk lebih jelanya, berikut ini bacaan doanya.
Kumpulan Doa Saat Dizalimi
Ada beberapa bacaan doa yang bisa diamalkan saat kamu merasa dizalim. Adapun bacaan doanya seperti berikut ini lengkap dengan tulisan arab, latin dan terjamahannya yang dilansir dari berbagai sumber,
1. Doa Mehon Perlindungan dan Keadilan
"اللّهُمَّ إنَّكَ أَنتَ خَيْرُ النّاصِرينَ، احْمِني مِنَ الظُّلمِ وَاجْعَلْ لِي نَصْرًا عَلَى مَن ظَلَمَنِي."
Latin: Allahumma innaka anta khayru an-nasirin, ihmni min az-zulm wa aj'al li nasran ala man zalamani.
Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah sebaik-baik Penolong. Lindungilah aku dari kezaliman dan berikanlah keadilan kepada orang-orang yang dizalimi."
2. Doa Nabi Yunus
"لَا إِلَهَ إِلَّا أَنتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنتُ مِنَ الظَّالِمِينَ."
Latin: La ilaha illa Anta, Subhanaka inni kuntu minaz-zalimin.
Baca Juga: Dua Kakak Kevin Diks Juga Pesepak Bola: Setim dengan Eks PSG Keturunan Surabaya
Artinya: “Tiada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim." (QS. Al-Anbiya: 87)
3. Doa Memohon Pertolongan
"اللّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى مَا أَجِدُ مِنَ الظُّلْمِ وَأَكْرِمْنِي بِالصَّبْرِ وَالقُوَّةِ."
Latin: Allahumma a'inni 'ala ma ajidu min az-zulm wa akrimni bis-sabr wal-quwwah.
Artinya: "Ya Allah, berilah aku kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi setiap ujian dan kezaliman yang aku alami."
4. Doa Saat Merasa Dizalimi dan Dicurangi
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَوْدِعُكَ مَا أَذَاقَنِي فُلَانٌ وَمَا نَالَنِي مِنْهُ، اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ مُحِقًّا فَاجْزِهِ عَنِّي خَيْرًا، وَإِنْ كَانَ ظَالِمًا فَاخْذُلْهُ
Latin: Allahumma inni astawdi’uka ma adzaqani fulanun wa ma nalani minhu, Allahumma in kana muhiqqan fajzihi ‘anni khairan, wa in kana zhaliman fakhdhulhu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Kapan Ramadan 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah, Cek Ketentuan Terbarunya
-
Amalan dan Anjuran Bulan Sya'ban Menurut Ustaz Adi Hidayat
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup
-
Awal Rajab NU dan Muhammadiyah 2025, Ini Tiga Amalan yang Bisa Dijalankan
-
Hukum Mewarnai Rambut dalam Islam, Apakah Boleh Menurut Ulama dan Fiqih?
-
KH Abdul Muid Ahmad, Ulama Rendah Hati dari Ponpes Al Muayyad Wafat Hari Ini