Suara.com - Seorang pendakwah Muslim terkemuka sekaligus pendiri Bayyinah Institute, Nouman Ali Khan, baru-baru ini diketahui sedang mengunjungi Indonesia. Salah satu agenda utamanya adalah kunjungan ke ParagonCorp, perusahaan kosmetik terbesar di Asia Tenggara yang menggabungkan teknologi canggih dengan prinsip-prinsip Islami.
Dalam kunjungan tersebut, Nouman Ali Khan mengungkapkan rasa kagumnya terhadap pendekatan inovatif ParagonCorp. Ia memberikan apresiasi atas kemampuan perusahaan ini dalam memadukan nilai-nilai spiritual dengan produksi skala besar, menghasilkan produk berkualitas tinggi yang bermanfaat bagi banyak orang.
Dikenal tidak hanya sebagai ustaz, Nouman juga merupakan seorang ahli bahasa Arab dan Al-Qur’an yang telah menginspirasi jutaan Muslim di berbagai penjuru dunia. Kehadirannya di Indonesia menjadi pengingat bahwa spiritualitas dapat menjadi fondasi dalam menciptakan inovasi modern.
Ingin tahu lebih banyak seputar siapa Nourman Ali Khan? Simak ulasan di bawah ini sampai akhir!
Profil Singkat Nouman Ali Khan
Nouman Ali Khan merupakan seorang pendakwah dan pendidik asal Amerika Serikat yang mendirikan Bayyinah Institute. Ia dikenal luas atas metode dakwahnya yang menitikberatkan pada pendekatan linguistik Al-Qur’an.
Lahir pada 4 Mei 1978 di Berlin, Jerman, Nouman berasal dari keluarga diplomat asal Pakistan. Masa kecilnya diwarnai dengan perpindahan antarnegara, dari Berlin Timur ke Riyadh, Arab Saudi, hingga akhirnya menetap di New York, Amerika Serikat, saat remaja.
Walaupun dibesarkan dalam lingkungan Muslim, Nouman mengakui bahwa masa mudanya tidak terlalu serius dalam mendalami agama.
Ia tidak belajar tajwid ataupun menghafal Al-Qur’an secara mendalam hingga mengalami titik balik pada usia 19 tahun di New York. Pengalaman itu mendorongnya untuk mulai mempelajari Al-Qur’an dengan tekun dan mendalami bahasa Arab.
Baca Juga: Dari Biden Hingga Von der Leyen: Dunia Bereaksi Atas Gencatan Senjata Lebanon-Israel
Nouman Ali Khan, Pendiri Bayyinah Institute
Setelah melalui perjalanan spiritual yang panjang, pada tahun 2006 Nouman mendirikan Bayyinah Institute, lembaga yang fokus pada pembelajaran bahasa Arab klasik dan kajian Al-Qur’an.
Awalnya hanya bermodal laptop sederhana, kini Bayyinah telah berkembang menjadi pusat pendidikan Islam berskala internasional.
Lembaga ini lahir dari keinginan kuat Nouman untuk membuat bahasa Al-Qur’an dapat diakses dan dipahami oleh Muslim di seluruh dunia. Dengan metode pengajaran yang kreatif dan menarik, ia berhasil menjangkau ribuan siswa di lebih dari 40 lokasi. Pada tahun 2010, Nouman mendirikan kampus utama Bayyinah di Dallas, Texas, yang menjadi pusat dakwah dan pendidikan.
Kisah hidup Nouman Ali Khan menjadi bukti bahwa kolaborasi antara nilai spiritual dan profesionalisme mampu menghasilkan dampak yang luar biasa. Dari masa-masa sulit mempelajari bahasa Arab hingga mendirikan lembaga pendidikan Islam yang berpengaruh secara global, ia menunjukkan bahwa visi yang kuat mampu mengatasi berbagai tantangan.
Kunjungan Nouman ke ParagonCorp semakin menguatkan pandangannya bahwa prinsip-prinsip Islam dapat diterapkan secara relevan dalam dunia modern, termasuk dalam sektor bisnis.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Dari Biden Hingga Von der Leyen: Dunia Bereaksi Atas Gencatan Senjata Lebanon-Israel
-
5 Quotes Bijak Nouman Ali Khan yang Wajib Kamu Renungkan
-
Akankah Gencatan Senjata Israel-Lebanon Kali Ini Bertahan? AS Janjikan Mekanisme Pencegahan Pelanggaran
-
Jepang dan Filipina Jadi Garda Depan AS Hadapi China? Ini Rencananya!
-
Siapa Pendiri Paragon Corp? Produknya Dipuji Ustaz Nouman Ali Khan
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?
-
Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang
-
Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?
-
Senjata Canggih Tak Cukup Jaga Kedaulatan RI! Ada 3 Hal yang Wajib Diperkuat Prabowo
-
Pelabuhan Diminta Seaman Bandara, DPR Dorong Pemisahan Kapal Barang dan Penumpang