Suara.com - Amerika Serikat (AS) berencana untuk mendirikan pangkalan militer dan menyebarkan unit peluncur rudal di Jepang dan Filipina "jika terjadi keadaan darurat di Taiwan," menurut sebuah laporan yang dirilis pada hari Senin.
Pangkalan sementara baru akan dibangun di sepanjang rangkaian Kepulauan Nansei di barat daya, tempat Resimen Pesisir Marinir AS akan dikerahkan, yang membentang dari provinsi Kagoshima dan Okinawa di Jepang hingga Taiwan, seperti yang dilaporkan oleh Kyodo News.
China, yang menganggap Taiwan sebagai "provinsi yang memisahkan diri," belum memberikan tanggapan terhadap perkembangan ini.
Pasukan Bela Diri Jepang "diperkirakan akan berperan, terutama dalam memberikan dukungan logistik kepada unit marinir, termasuk penyediaan bahan bakar dan amunisi."
Laporan tersebut menyatakan bahwa Angkatan Darat AS akan mengerahkan unit tembakan jarak jauh dari Satuan Tugas Multi-Domain, yang dirancang untuk beroperasi di berbagai domain, termasuk udara, darat, laut, luar angkasa, dunia maya, dan informasi, di Filipina.
Menurut rencana ini, Tokyo dan Washington akan mengintegrasikan penempatan baru tersebut ke dalam rencana operasi gabungan pertama mereka, yang dijadwalkan untuk dirumuskan bulan depan.
Tag
Berita Terkait
-
Berbeda dengan Trump, Biden Akan Hormati Demokrasi Hadiri Pelantikan Penerusnya
-
Polisi Selidiki Ancaman Pembunuhan Presiden Marcos, Izin Praktik Wapres Duterte Terancam Dicabut
-
Wakil Presiden Duterte Dipanggil Pihak Berwajib Terkait Ancaman Pembunuhan Presiden Marcos!
-
Wapres Duterte Ungkit Pembunuhan Aquino, Tantang Presiden Marcos: Saya Akan Melawan!
-
Marcos Balas Serangan Duterte, Dukung Investigasi Penggunaan Dana Rahasia oleh Wapres
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat
-
Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta
-
Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli Usai Polemik Sayembara Tangkap Begal
-
Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel
-
Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics
-
10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang
-
BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove
-
HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara