Suara.com - Bulan Rajab adalah salah satu dari empat bulan hijriyah yang dimuliakan Allah SWT. Dalam kalender Islam, bulan ini punya kedudukan istimewa karena menjadi salah satu bulan haram (bulan suci) yang penuh keberkahan. Di bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan ibadah, termasuk dzikir, sebagai bentuk penghormatan dan pendekatan diri kepada Sang Pencipta. Tapi, bagaimana cara memaksimalkan dzikir di bulan yang istimewa ini?
Buat kamu yang ingin memperbaiki hubungan spiritual dengan Allah, bulan Rajab adalah momen yang tepat. Dzikir bukan hanya sekadar untaian kata-kata, tetapi juga cara untuk menenangkan hati dan merenungkan kebesaran-Nya. Dengan melantunkan dzikir, kamu sedang menghidupkan cahaya keimanan dalam dirimu, sekaligus menanam benih pahala yang berlipat ganda.
Melalui dzikir, kamu diajak untuk menjalani bulan Rajab dengan lebih bermakna. Mulai dari lafaz tasbih, tahlil, hingga istighfar, setiap untaian dzikir punya keutamaan masing-masing. Yuk, simak panduan dzikir bulan Rajab berikut ini untuk menjadikan bulan ini penuh berkah dan rahmat.
Panduan Dzikir Bulan Rajab
1. Dzikir Tanggal 1–10 Rajab
Pada sepuluh hari pertama bulan Rajab, bacalah dzikir berikut sebanyak 100 kali setiap hari:
سُبْحَانَ اللَّهِ الْحَيِّ الْقَيُّومِ
Subhanallahil hayyul qayyuum
Artinya: "Mahasuci Allah yang Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri."
2. Dzikir Tanggal 11–20 Rajab
Di sepuluh hari berikutnya, lantunkan dzikir ini sebanyak 100 kali:
سُبْحَانَ اللَّهِ الْأَحَدِ الصَّمَدِ
Baca Juga: Doa Istigfar Rajab: Arab, Latin, dan Artinya Lengkap
Subhanallahil ahadish shamad
Artinya: "Mahasuci Allah yang Esa dan Tempat Bergantung."
3. Dzikir Tanggal 21–30 Rajab
Pada sepuluh hari terakhir bulan Rajab, bacalah dzikir berikut sebanyak 100 kali:
سُبْحَانَ اللَّهِ الرَّءُوفِ الرَّحِيمِ
Subhanallahir rauufur rahiim
Artinya: "Mahasuci Allah yang Maha Penyantun lagi Maha Penyayang."
4. Istighfar Pagi dan Sore
Perbanyaklah membaca istighfar, seperti:
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَتُبْ عَلَيَّ
Rabbighfir lii warhamnii watub ‘alayya
Artinya: "Wahai Tuhanku, ampunilah aku, rahmatilah aku, dan terimalah taubatku."
5. Doa Rasulullah di Bulan Rajab
Jangan lupa untuk mengamalkan doa yang diajarkan Rasulullah:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَـعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
Allahumma baarik lanaa fii Rajaba wa Sya’baana wa ballighnaa Ramadhaana
Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta sampaikanlah kami pada bulan Ramadhan."
Itulah panduan dzikir dan doa bulan Rajab. Dengan panduan dzikir ini, semoga kamu bisa mengisi bulan Rajab dengan amalan yang membawa ketenangan dan keberkahan. Selamat mendekatkan diri kepada Allah!
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Kapan Ramadan 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah, Cek Ketentuan Terbarunya
-
Amalan dan Anjuran Bulan Sya'ban Menurut Ustaz Adi Hidayat
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup
-
Awal Rajab NU dan Muhammadiyah 2025, Ini Tiga Amalan yang Bisa Dijalankan
-
Hukum Mewarnai Rambut dalam Islam, Apakah Boleh Menurut Ulama dan Fiqih?
-
KH Abdul Muid Ahmad, Ulama Rendah Hati dari Ponpes Al Muayyad Wafat Hari Ini