Seiring dengan viralnya pengakuan anak Pinkan Mambo, MA soal pelecehan yang dilakukan ayah tirinya, sosok ayah kandungnya yang membantunya usai dilecehkan ikut disorot.
Rupanya suami pertama Pinkan Mambo, Sandy Sanjaya memiliki profesi yang mentereng. MA mengaku ayah kandungnya pasang badan untuknya dan menjebloskan ayah tirinya ke penjara.
"Dia di Bali, dia langsung segera jemput aku dan mengurus aku sidang dan segala macam," seru MA.
"Alhamdulillah thank you for God, karena aku apresiasi perjuangannya dia dan berbeda dengan mami aku."
Mengulik pernikahannya dengan Pinkan Mambo yang telah runtuh berujung cerai, Sandy sempat membina rumah tangga bersama selama empat tahun. Dikaruniai dua anak, keduanya sempat berselisih paham soal nafkah.
Pengacara Sandy, Hotma Sitompul sempat mengungkap pekerjaan klientnya yang tak main-main. Rupanya ayah kandung MA itu berprofesi sebagai pengusaha.
"Nggak bener itu, masa iya sih sekian tahun nggak memberikan nafkah lahir dan batin bisa punya anak dua," kata Hotma.
"Jadi kalau dia hanya melihat pendapatan suami lebih kecil darinya, jadi pernikahan hanya serba matrealistis, kan ini ibarat cewek matre. Sandy Sanjaya punya usaha kecil-kecilan di Bali dan di Bandung, ada juga yang di luar negeri."
Dikabarkan setelah 14 tahun bercerai dari Pinkan, hingga kini Sandy Sanjaya masih betah menduda.
Baca Juga: Batal Susul Lionel Messi, Andres Iniesta Pilih Gabung Klub Uni Emirat Arab
"Belum, jadi sehabis Papa sama Mamiku cerai, Papa nggak nikah lagi. Itu karena mikirin tentang aku juga, persetujuan dari aku," terang MA.
"Papa sampai mikir ke situ. That's why, he is very precious (Itulah mengapa, dia sangat berharga)."
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal
-
Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi
-
Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK
-
Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19
-
Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!
-
WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru
-
Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan
-
3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel
-
Promo JSM Alfamart 8-10 Mei 2026: Diskon Deterjen, Skincare, hingga Popok Mulai Rp6 Ribuan
-
Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi