Selebtek.suara.com - Bahasa tubuh bukanlah ilmu yang sepele. Dengan bahasa tubuh, kamu bisa mengetahui seseorang itu berbohong, bosan, tertarik dan lain sebagainya. Sehingga ilmu ini bisa diterapkan di berbagai kondisi, termasuk ketika kamu bertemu dengan orang baru.
Mulut memang bisa berbohong, namun tubuh tidak, mungkin itulah kalimat yang pas untuk ilmu bahasa tubuh. Nah, salah satu bahasa tubuh yang bisa dibaca adalah cara seseorang berjabat tangan.
Setiap orang punya cara berjabat tangan yang berbeda. Di balik perbedaan itu, caranya ia berjabat tangan bisa mencerminkan kepribadiannya.
Nah, dilansir dari Buz Quiz, berikut ini ulasan dari cara seseorang berjabat tangan.
1. Jabat tangan dominan
Jabat tangah yang dominan bisa dilihat di gambar nomor satu, ibu jari tambak berada di atas. Jabat tangan ini mencerminkan seseorang yang menginginkan kekusaan meski dengan segala cara. Biasanya jabat tangan ini digunakan oleh para pembisnis.
2. Jabat tangan tunduk
Jabat tangan tunduk yakni membiarkan ibu jari lawan berada di atas seperti nomor 2. Terlihat kalau orang yang dominan adalah orang yang berjabat tangan denganmu. Ini berarti kamu memang sengaja memberikan seseorang kendali atas dirimu.
3. Jabat tangan ganda
Jabat tangan ganda yakni saat berjabat tangan, tangan yang satunya ikut diletakan di punggung tangan seseorang yang dijabat. Ini berarti orang yang memiliki jabat tangan ganda ingin menunjukan siap setara dengan lawan atau malah ingin mengambil alih.
4. Jabat tangan seperti menggenggam ikan
Jabat tangan ini memiliki ciri lemas dan dingin seperti ikan. Jabat tangan seperti menggenggam ikan mencerminkan seseorang yang kurang komitmen dan kadang lemah. Meski demikian, di beberapa negara seperti Afrika jabat tangan yang lemah adalah kebiasaan, sementara jabat tangan yang kuat dapat dianggap ofensif.
5. Jabat tangan seperti menggenggam seikat wortel
Jabat tangan ini memiliki ciri menggenggam sekuat tenaga layaknya memengang seikat wortel. Jabat tangan ini bisa menunjukan ketidakpedulian dan kepasifan.
Itulah lima cara jabat tangan yang menunjukan kepribadian seseorang. Kalau kalian tipe jabat tangan yang mana?
Berita Terkait
-
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
-
Rupiah Melemah, Tarif Tes Psikologi SIM Ikut Naik! Cek Estimasi Total Biayanya
-
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
-
Jangan Canggung Lagi, Ini 8 Kunci agar Kencan Pertama Santai dan Berkesan
-
Tampil Elegan di Meja Makan: Kuasai 10 Aturan Penting Ini
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Es Krim, Halocoko Torehkan Rekor MURI Lewat Gerakan Sosial
-
Ingin Liburan ke Jakarta? Ini 7 Tempat Menarik di Jakarta yang Bisa Anda Kunjungi!
-
Rayakan Long Weekend Imlek 2026: Ini Daftar Film Terbaru di Bioskop yang Wajib Ditonton
-
AI sebagai Rekan atau Ancaman? Adaptasi Skill Anak Muda di Era Otomatisasi
-
Debut Tak Istimewa Mauro Zijlstra, Ini Kata Asisten Pelatih Persija Jakarta
-
46 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 16 Februari: Ada Gems dan Pemain Ramadan 113-117
-
Hasil Piala FA: Arsenal Gebuk Wigan Athletic 4-0 dan Melaju ke Babak 16 Besar
-
IHSG Hari Ini Libur atau Tidak? Ini Jadwal Resmi Bursa dan Analisisnya
-
Nasib Nahas PSIR Rembang dan Wajah Sejati dari Persepakbolaan Dalam Negeri
-
Fakta Baru CCTV: Korban Kecelakaan Maut Transjakarta di Pondok Labu Sempat Sempoyongan