- Tarif tes psikologi SIM online naik dari Rp57.500 menjadi Rp77.500.
- Hasil tes berlaku 6 bulan dan bisa digunakan untuk dua jenis SIM sekaligus.
- Total biaya perpanjang SIM C dengan tes online sekitar Rp237.500 termasuk asuransi.
Suara.com - Di tengah situasi ekonomi di mana nilai tukar rupiah yang kian melemah terhadap dolar AS membuat harga-harga terasa mencekik, masyarakat kini harus bersiap merogoh kocek sedikit lebih dalam untuk urusan administrasi berkendara. Kabar terbaru datang dari layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM), khususnya pada komponen biaya tes psikologi.
Biaya tes psikologi SIM lewat online terpantau mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
Kalau sebelumnya tarif yang dikenakan hanya Rp57.500, kini tarifnya naik Rp 20 ribu menjadi Rp77.500 (sudah termasuk pajak).
Kenaikan ini terlihat pada laman ePPsi, yang merupakan platform tes psikologi SIM mitra resmi Biro Psikologi SSDM Polri dan Korlantas Polri.
Meski mengalami kenaikan, pihak penyedia mengklaim bahwa biaya tes psikologi SIM di ePPsi itu masih yang termurah dibandingkan platform sejenis lainnya.
Perbandingan Online vs Offline (Satpas)
Jika dibandingkan dengan tarif tes psikologi secara langsung di Satpas, opsi online memang masih lebih hemat. S
ebagai perbandingan, bagi pemohon yang melakukan tes psikologi langsung di Satpas akan dikenai tarif Rp100 ribu.
Namun, ada keuntungan tersendiri dari tes ini. Hasil tes psikologi di e-PPsi memiliki masa berlaku selama enam bulan dan bersifat fleksibel.
Baca Juga: 7 Tablet Pakai Sim Card Dibawah Rp3 Jutaan untuk Pelajar, Harga Murah Spek Dewa
Artinya, hasil tes ini bisa digunakan untuk berbagai golongan SIM sekaligus. Jadi, buat kamu yang berniat memperpanjang dua SIM (misalnya SIM A dan C) secara bersamaan, kamu hanya perlu membayar satu kali tes seharga Rp77.500.
Selain itu, hasil tes dari e-PPsi ini pun tetap sah digunakan bagi kamu yang ingin mengurus perpanjangan SIM secara offline.
Estimasi Total Biaya Perpanjang SIM Terbaru
Perlu diingat, saat memperpanjang SIM, komponen yang harus dibayar bukan hanya tes psikologi. Ada rangkaian biaya lain seperti tes kesehatan, biaya penerbitan (PNBP), hingga asuransi.
Berikut adalah rincian estimasi biaya yang perlu disiapkan:
1. Biaya Penerbitan SIM (PNBP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
Terkini
-
Pilihan Sultan Terbaru Yamaha TMAX Generasi Kesembilan Resmi Hadir di Indonesia
-
Harga Geely EX2 Resmi Diumumkan, Termurah Rp 229 Juta
-
Dua 'Titipan' Jokowi Kena OTT KPK: Intip Mewahnya Koleksi Kendaraan Bupati Pati dan Walkot Madiun
-
Toyota Vios Bekas Tahun Muda Pajaknya Berapa? Simak Juga Harga dan Spesifikasi Umumnya
-
5 Fakta Unik Honda Jazz 2026 Terbaru: Harga 150 Jutaan, Mending Mana sama City Hatcback?
-
5 Mobil Mirip Isuzu Panther yang Irit BBM dan Bandel untuk Jangka Panjang
-
Apakah Pajak Honda City Hatchback Mahal? Cermati di Sini Fakta Uniknya!
-
Selisih Pajak Toyota Avanza Versi 1500cc dan Veloz Generasi Terbaru, Mending Mana?
-
Tampil Kalcer Padukan Fungsi dan Estetika Dalam Balutan Skutik Retro
-
Ertiga Bekas Vs Avanza 2017 Hampir Sama Harganya, Mana yang Lebih Menarik?