/
Minggu, 19 Juni 2022 | 22:53 WIB
Instagram/@pertamina

Selebtek.suara.com - Pengguna Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite, yang termasuk golongan BBM bersubsidi kedepannya sudah tidak lagi bebas membeli. 

Kedepannya, untuk mendapatkan BBM jenis pertalite wjib menggunakan aplikasi MyPertamina

Pertamina mengelurkan kebijakan ini demi penyaluran BBM Pertalite agar lebih merata dan tepat sasaran. 

Rencananya, pembelian BBM Pertalite melalui aplikasi ini akan mulai diuji coba pada Agustus-September tahun ini.

"Kami harapkan sekitar Agustus-September bisa launching, uji coba ini kan masih proses penerbitan regulasi, setelah ditetapkan kita akan lakukan sosialisasi terlebih dahulu. Sehingga itu diharapkan bisa di Agustus dan September," ujar Kepala BPH Migas, Erika Retnowati kepada media.

Sementara itu Irto Ginting, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga SH C&T mengungkapkan rencana penggunaan MyPertamina untuk para konsumen BBM subsidi lebih diperuntukkan dalam membuat database. 

Database berguna untuk menjadi acuan pemerintah dalam menentukan konsumen yang layak menerima BBM subsidi melalui verifikasi.

Irto mengatakan, registrasi diri dan nomor kendaraan nantinya tidak harus dilakukan melalui aplikasi MyPertamina di smartphone, tetapi juga bisa diakses lewat website, sehingga masyarakat yang tidak memiliki smartphone tidak perlu khawatir.

"Kita di sini sedia dua base, yang pertama aplikasi MyPertamina, dan yang kedua kita juga punya web base-nya, ketika nomornya sudah masuk sistem, nanti bisa diverifikasi oleh SPBU tersebut," kata Irto.

Nantinya konsumen bisa melakukan transaksi lewat aplikasi MyPertamina. Data yang sudah teregistrasi akan otomatis menunjukan apakah konsumen berhak mendapatkan BBM Pertalite.

Dikabarkan saat ini, aplikasi MyPertamina sedang dalam tahap persiapan infrastruktur. (*)

Load More