Selebtek.suara.com - Siapa sangka selebritis sekelas Shah Rukh Khan dan Suriya Sivakumar tak meminta bayaran sepeserpun dalam pembuatan film "Rocketry: The Nambi Effect".
Hal itu diungkapkan sutradara R Madhavan untuk film "Rocketry: The Nambi Effect" yang tayang 1 Juli mendatang di India.
"Baik itu Suriya atau Khan, tidak ada dari mereka yang memungut biaya apa pun untuk film tersebut," kata Madhavan ditilik dari The Indian Express pada Selasa (21/6/2022).
Bahkan, bukan hanya bayaran untuk syuting, R Madhavan menambahkan Suriya Sivakumar dan Shah Rukh Khan juga tidak mengambil uang untuk biaya logistik selama pembuatan film.
"Mereka bahkan tidak memungut biaya apa pun untuk karavan, kostum, dan asisten," ucapnya.
Sementara itu, R Madhavan membocorkan bahwa Suriya Sivakumar bahkan menggunakan uang sendiri untuk terbang syuting di Mumbai.
"Suriya terbang untuk syuting di Mumbai bersama krunya dengan uangnya sendiri. Dia bahkan tidak mengenakan biaya untuk penerbangan atau untuk penulis dialog yang menerjemahkannya dalam bahasa Tamil," tuturnya.
Rocketry: The Nambi Effect sendiri adalah sebuah film drama biografi India yang berdasarkan kehidupan Nambi Narayanan, mantan ilmuwan dan insinyur ruang angkasa dari Indian Space Research Organisation, yang dituduh melakukan spionase.
Film ini dibintangi artis Bollywood ternama seperti R. Madhavan, Shah Rukh Khan, Suriya Sivakumar, Simran dan masih banyak lagi.
Berita Terkait
-
Intip Momen Sakral Pernikahan Tertutup Aamir Khan dan Gauri Spratt di Mumbai
-
Gaya John Wick di Bollywood? 'Alpha' Sajikan Visual Spionase Kelas Dunia yang Memanjakan Mata
-
Kal Ho Naa Ho: Pengorbanan Cinta Shah Rukh Khan yang Bikin Haru, Besok Pagi di ANTV
-
Ulasan Film Main Vaapas Aaunga: Romantisme Pilu di Balik Tragedi Tahun 1947
-
Tayang Besok Pagi di ANTV, Ini 7 Fakta Kuch Kuch Hota Hai yang Mungkin Jarang Orang Tahu
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
Terkini
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1
-
Dugaan Mafia Solar di Sumsel Belum Reda, 21 Ton BBM Ilegal Kini Terbongkar di Sungai Musi
-
UI Luncurkan Aplikasi MAKA, Media Belajar Berbasis Gamifikasi untuk Anak Usia 3-8 Tahun
-
PGE Bor Sumur Baru PLTP Lumut Balai di Muara Enim, Kejar Tambahan Listrik 55 MW
-
KPK Panggil Ibu Rumah Tangga Jadi Saksi Kasus Suap Audit BPK Muara Enim
-
Seret Kemenhut, KPK Dalami Dugaan Alih Fungsi Hutan Lindung Bupati Kuansing
-
Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan
-
Viral Kapal Tongkang Buang Material di Bojonegara, DKP Banten Curiga Itu Limbah Industri