Selebtek.suara.com - NASA menemukan awan 'aneh' di ditemukan di atas Laut Kaspia pada 28 Mei lalu. Awan tersebut bergerak dari laut menuju daratan lalu menghilang.
Temuan ini dilakukan oleh ilmuwan menggunakan satelit Terra NASA. Awan tersebut menawarkan studi kasus yang menarik tentang bagaimana satelit dapat mendeteksi fenomena semacam itu di atmosfer Bumi. Gambar diambil oleh Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer (MODIS) Terra.
Awan yang bernama stratocumulus cenderung mengelompok pada ketinggian rendah di atmosfer. Untuk awan yang ditemukan terlihat sekitar 1.500 meter (5.000 kaki) di atas permukaan bumi.
"Tepi tajam sering terbentuk ketika udara kering dan hangat yang datang dari daratan bertabrakan dengan udara lembab yang lebih dingin di atas lautan, dan awan terbentuk di batas itu," kata Bastiaan van Diedenhoven, ilmuwan atmosfer di SRON Netherlands Institute for Space Research, dilansir laman Space.com, Rabu (29/6/2022).
"Anda sering melihat (jenis awan) ini di lepas pantai barat Afrika, tetapi dalam skala yang jauh lebih besar," tambah van Diedenhoven.
Dia mengatakan awan itu bisa terbentuk ketika udara yang lebih hangat dan lebih kering mungkin berasal dari Balkan (daerah di sekitar Yunani), menghantam udara yang lebih dingin dan lembab di atas Laut Kaspia.
Awan mulai menghilang dalam beberapa jam setelah ditangkap pada pagi hari di atas Kaspia.
Pada sore hari ia telah bergerak ke barat laut melintasi laut ke pantai Rusia, dekat Makhachkala di kaki Pegunungan Kaukasus.
Awan itu akhirnya menghilang sepenuhnya saat bergerak di atas daratan.
Baca Juga: Batik Air Buka Rute Penerbangan ke India, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya
Terra adalah misi pengamatan Bumi yang berjalan sangat lama, diluncurkan pada Desember 1999 dan terus beroperasi dalam keadaan sehat saat mendekati tanda seperempat abad di luar angkasa.
Manfaat misi panjang seperti Terra adalah memungkinkan peneliti melacak perubahan di lingkungan Bumi menggunakan sensor yang sama, memungkinkan konsistensi pengukuran.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
Terkini
-
Emas Antam Lagi Meroket, Harganya Dibanderol Rp 2,86 Juta per Gram
-
Kritik JPPI Buntut Skandal Grup Chat FH UI: Belajar Hukum, Tapi Jadi Pelaku Pelecehan
-
Alex Rins Makin Bingung dengan Motornya, Yamaha Sudah Rekrut Ai Ogura?
-
Legenda Timnas Indonesia Puji Gol Akrobatik Pemain Garuda Muda ke Gawang Timor Leste
-
Khawatir Gila, Kongres AS Minta Dokter Periksa Kesehatan Mental Donald Trump
-
Polda Metro Bongkar Pabrik Zenith di Semarang, Sita 1,83 Ton Bahan Baku
-
Ibu Tiri Sedih Tamara Bleszynski Cuma Jadi Tamu di Nikahan Teuku Rassya, Padahal Seragam Sudah Siap
-
Potensi Besar Industri Daur Ulang, Mengapa Masih Dianggap Murah dan Berkualitas Rendah?
-
Dari Moskow Prabowo Terbang ke Paris, Perluas Poros Diplomasi Strategis
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB