Selebtek.suara.com - Warga Kelurahan Siduan, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo bernama Muhammad Afif patut bergembira. Pasalnya Hercules, sapi miliknya berhasil terjual.
Tidak tanggung-tanggung, sapi yang dipeliharanya selama 4 tahun ini terpilih menjadi sapi kurban Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Gorontalo
Mengutip Gopos.id -- jaringan Suara.com, tinggi sapi Hercules lebih dari 1,5 meter. Panjangnya hampir 2 meter. Sapi jenis Brangus.
Sapi Hercules terpilih dari tiga sapi yang menjadi kandidat sapi kurban Presiden Jokowi. Namun dari tiga sapi kandidat, sapi milik Muhamad Afif, menjadi pilihan tim Kepresidenan.
Jenis sapi yang dibeli Jokowi adalah persilangan Brahman dan Aberden Angus. Memiliki bobot yang super yakni berat hidupnya mencapai 1,1 ton.
“Sapi ini saya mulai pelihara sejak 2019,” kata Muhamad Afif.
Muhammad Afif merupakan peternak yang tulen. Setiap hari ia merawat sapi-sapinya dengan ulet. Pakan berupa rumput, jerami, batang pisang senantiasa tersedia setiap hari.
Untuk menunjang pertumbuhan ternak, Muhammad Afif turut menyediakan nutrisi seperti dedak, ampas sagu/ampas tahu, serta kulit kedelai. Tak lupa dimandikan selama 4 kali dalam seminggu.
“Saya merawat sapi tiga kali sehari, paling banyak pakan diberikan itu ampas sagu, ampas tahu, kulit kedelai, serta garam ditaburkan secukupnya. Terbukti pertumbuhan Herkules begitu cepat hingga mencapai 1,1 ton selama 4 tahun, sehingga bisa dilirik Bapak Presiden Jokowi,” ujar Muhamad Afif.
Baca Juga: Presiden Jokowi Bakal Datang ke Medan pada 7 Juli 2022
Menurut Muhamad Afif, banyak pakan ternak di Kabupaten Pohuwato, khususnya di Kecamatan Paguat, yang bisa menunjang kualitas pertumbuhan ternak sapi. Di antaranya ampas tahu, ampas sagu, dan kulit kedelai. Selama ini ketiga bahan pakan ternak tersebut hanya dibuang begitu saja. Padahal terbukti bisa mempercepat pertumbuhan sapi.
Muhammad Afif membagikan tips pemberian pakan untuk ternak sapi yang dipelihara. Pada pagi hari hingga siang, ternak sapi diberikan pakan ampas tahu.
Selanjutnya pada malam hari diberikan pakan rumput. Tiga hari kemudian baru kembali diberikan pakan ampas sagu, ampas tahu, dan kulit kedelai. Sebagai tambahan, diberikan pula dedak padi yang diberikan beberapa hari sekali.
Saat ini, Muhamad Afif memelihara 6 ekor sapi. Selain jenis Brangus, ada pula jenis sapi Simental, Limosin, serta Peranakan Ongole (PO). Setiap bulan ternak-ternak sapi dilakukan pemeriksaan kesehatan. Kemudian diberikan vitamin dua kali dalam sebulan.
Khusus untuk sapi Brangus yang terpilih sebagai sapi kurban Presiden Jokowi, Muhamad Afif, menceritakan bila awalnya ia hanya fokus memelihara sambil kontes ternak yang bakal dilaksanakan pada tahun.
Kegiatan itu ditunggu Muhamad Afif karena sempat terhenti dua tahun lamanya akibat pandemi Covid-19. Di saat menantikan kepastian pelaksanaan kontes ternak, tim Dinas Peternakan menawarkan kepada Muhamad Afif untuk mengikuti seleksi hewan kurban Presiden Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Bukan Sekadar Konser, Ini 3 Hal Mewah yang Bikin Penonton F4 'FForever' Dimanja Habis-habisan
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran
-
Jangan Datang Setelah Jam 6 Pagi, Rahasia Menemukan Kemeja Mewah Rp50 Ribuan di Pasar Senen
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di GBK: Kenapa Kini Lebih Banyak Dilirik daripada Brand Luar?
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Target Transaksi UMKM Rp1,75 Miliar di Gawe Dayak Singkawang, Mampukah Tercapai?
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas