Selebtek.suara.com - Aceh Jaya mengalami gempa berskala 5,6 magnitudo. Gempa ini pun ikut dirasakan oleh warga Kota Banda Aceh.
"Iya tadi kami juga merasakan gempa, hentakan pertama sangat kuat terasa," kata salah seorang warga bernama Azis Awee, melansir Antara, Minggu (31/7/2022).
Gempa ini terjadi sangat kuat ketika hentakan pertama. Namun setelahnya, guncangan gempa mulai pelan dan lama-lama tersenti.
"Karena tidak terlalu lama yang kuatnya, makanya saya tidak keluar dari dalam rumah tadi, ngak jadi turun dari lantai dua," ujarnya.
Concangan gempa juga dirasakan oleh Munjir. Ketika gempa berlangsung, ia sedang berada di warung kopi di Banda Aceh. Namun demikian, ia mengaku tidak panik karena gempanya sebentar.
"Iya tadi saya sedang minum kopi, tiba-tiba terasa ada gempa," katanya.
Sementara itu, Kepala BPBK Aceh Jaya Fajri mengatakan, sejauh ini pihaknya belum menemukan kerusakan bangunan akibat gempa.
"Petugas masih melakukan pemantauan di lapangan, sejauh ini belum ada informasi kerusakan," katanya.
Gempa yang dirasakan selama beberapa detik terjadi saat masyarakat di daerah ini sedang beraktivitas.
Baca Juga: Biaya Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak hingga Rp 16,8 Triliun, Kok Bisa?
Saat hentakan gempa bumi terjadi, kata Fajri, sebagian masyarakat tidak merasakannya karena gempa bumi terjadi dalam waktu yang sangat singkat.
"Hanya ayunan kecil saja, Alhamdulillah," ujarnya.
Saat gempa bumi terjadi juga tidak menyebabkan kepanikan di masyarakat, karena ayunannya tidak berlangsung dalam waktu yang lama. (*)
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati