/
Minggu, 31 Juli 2022 | 15:37 WIB
Bagian belakang odong-odong tertabrak kereta api ringsek, Selasa (26/7/2022). (Bantennews)

Selebtek.suara.com - Ananda Putri Qaila Septiana, korban kecelakaan odong-odong yang tertabrak kereta di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Silebu Kragilan Kabupaten Serang, Selasa (26/7) akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Hermina.

Bayi berusia dua tahun itu menjadikan korban kecelakaan bertambah dari 9 orang menjadi 10 orang.

"Jadi, seluruhnya korban kecelakaan odong-odong menjadi 10 orang dan 23 orang luka berat dan luka ringan," kata Kapolres Serang AKB5 Yudha Satria di Serang, Jumat.

Ananda Putri Qaila Septiana sendiri dinyatakan meninggal dunia di RS Hermina Serang pada Jumat (28/7) sekitar pukul 20.00 WIB. Ia mengalami luka berat pada kepala.

Pihak rumah sakit pun sudah melakukan tindakan berupa kraniatomi atau operasi untuk mengangkat gumpalan darah dari korban oleh tim dokter RS Hermina Serang.

"Kami tentu ikut berduka cita atas meninggalnya Putri Qaila Septiana yang sempat beberapa hari dirawat di RS Hermina," katanya.

Yudha menambahkan saat ini ada 23 orang yang menjalani perawatan di RS Hermina dan Puskesmas Pematang. Yudha berharap semua korban yang menjalani perawatan lekas sembuh dan tidak ada lagi korban jiwa lagi

Karena kecelakaan tersebut, pihak kepolisian juga sudah melarang odong-odong beroperasi di pinggir jalan untuk mencegah kecelakaan.

"Kami tentu akan menindak jika odong-odong beroperasi di jalan," katanya. (*)

Baca Juga: Viral Satu Kointener Bansos Jokowi Ditemukan Terkubur di Lahan: Hanya Mementingkan Memperkaya Diri

Sumber: Suarakalbar.id

Load More