Selebtek.suara.com - Kominfo memberikan pengumuman resmi telah menormalisasi kembali layanan dari PSE privat asing yang terdiri dari CS Go, Dota, Steam, dan Yahoo. Keputusan ini diambil oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika setelah pemilik layanan tersebut mendaftarkan PSE ke sistem pemerintah.
“Kementerian Kominfo telah berhasil berkomunikasi dengan pengelola Yahoo dan Valve Corp (Steam, CS Go, dan DOTA). Akses terhadap keempat Sistem Elektronik tersebut telah dilakukan normalisasi sejak pukul 08.30 WIB hari ini. Pengguna secara bertahap mulai dapat mengakses layanan keempat PSE tersebut,” jelas Dedy Pemady selaku juru bicara Kementerian Kominfo dalam siaran pers pada Selasa (2/8/2022).
Sebelum pengumuman ini diluncurkan, Kominfo telah meminta bantuan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta untuk mengkonfirmasi empat perusahaan tersebut untuk mendaftarkan diri ke PSE Lingkup Privat.
Dari tujuh layanan besar yang diblokir pekan lalu, kini hanya tersisa dua yang belum mendaftar sebagai PSE Lingkup Privat, yaitu Epic Games dan PayPal Origin.
Registrasi PSE lingkup privat merupakan topik yang sedang hangat diperbincangkan hingga saat ini. Puncaknya adalah ketika Kominfo memblokir PayPal yang menuai banyak hujatan dari warganet.
Sedangkan pemblokiran CS Go, DOTA, Steam, dan Origin dinilai bertolak belakang dengan pemerintah yang ingin menghidupkan industri game dan esports.
Selain itu, ada beberapa aktivis yang menilai aturan PSE Lingkup Privat ini berpotensi membungkam kebebasan berpendapat dunia digital. Sebab, No 5 Tahun 2020 yang menjadi landasannya masih memiliki banyak pasal karet serta memberikan keuntungan besar bagi pemerintah untuk menghapus atau memblokir konten di internet. (cc)
Sumber: suara.com
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen, Terjun ke Posisi Terendahnya Dalam 6 Bulan Terakhir
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
Sutradara: Jinu di 'KPop Demon Hunters' Terinspirasi Karakter Song Joong Ki
-
Survei APJII Segini Jumlah Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2026
-
Dear BGN, IDAI Khawatir Kebijakan Susu Formula di MBG Bikin Ibu Berhenti Menyusui
-
Proyek Gila Jose Mourinho: Mau Duetkan Mantan Penggawa Real Madrid dan Barcelona
-
Kritik Ekologi dalam Fabel Camar dan Kucing Karya Luis Seplveda
-
5 Tempat Belanja Oleh-oleh Khas Sumbar yang Wajib Dikunjungi, dari Keripik Balado hingga Rendang
-
Rosan Akui Kontrak Eksportir Bisa Dievaluasi lewat BUMN Ekspor Baru PT DSI
-
ShopeePay Hadirkan "Pasti Gratis", Transfer ke Semua Bank dan E-Wallet Tanpa Biaya Admin
-
Bukan di Hotel, Duit Rp300 Juta Diserahkan di Rumah SF Hariyanto
-
Toy Story 5: Saat Woody dan Buzz Lightyear Harus 'Melawan' Ancaman Gadget di Tangan Anak Modern