Selebtek.suara.com - Roy Kiyoshi mendapatkan vonis dari dokter jika usianya hanya tersisa dua tahun lagi akibat mengalami pembengkakan jantung. Publik figur yang dikenal sebagai indigo tersebut bahkan harus minum obat seumur hidup atas vonis ini.
“Sudah ketahuan sejak Februari, memburuk-memburuk akhirnya dokter nyuruh aku minum obat seumur hidup,” ucap Roy Kiyoshi melansir dari suara.com.
Roy Kiyoshi mulai rutin mengonsumsi obat-obatan semenjak bulan Februari lalu. Selain konsumsi obat dari dokter, ternyata Roy Kiyoshi juga menggunakan kesembuhannya dengan cara konsumsi obat herbal.
“Aku coba pengobatan Chinese herbal, terus juga itu pengobatan medis. Walaupun aku nggak terlalu ngerasa herbal ini manjur atau enggak,” lanjut Roy kiyoshi.
Meskipun sudah mendapatkan vonis dari dokter, Roy Kiyoshi mengaku tidak ingin berputus asa. Ia bahkan menjaga dan membatasi asupannya dengan mengonsumsi makanan yang tidak terlalu berminyak.
“Iya sekarang pantangan makan sudah berubah lagi, nih, makanya sudah dibatasi. Jadi sudah nggak boleh makan yang bersoda, mie, minyak, minyak sudah kukuranginn,” ujar Roy Kiyoshi.
Akan tetapi, Roy Kiyoshi mengaku jika tidak mudah untuk berhenti mengonsumsi gorengan. Oleh sebab itu, ia mengakalinya dengan cara membatasi konsumsi gorengan terlebih dahulu agar tidak terlalu banyak.
“Walaupun ada nasi goreng kita jangan terlalu kering, jangan terlalu banyak minyak, jadi sekarang makannya dibatasi,” imbuhnya.
Ternyata, lebih dari satu dokter yang memberikan vonis bahwa usia Roy Kiyoshi tidak akan panjang lagi karena penyakit jantung yang dideritanya sudah berat. Namun, Roy Kiyoshi tidak lantas putus asa dengan diagnosa dari dokter. (cc)
Baca Juga: Tantang Sassuolo di Pekan Pembuka, Allegri Harapkan Juventus Main Bagus
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Ojol Jadi Pengusaha UMKM dan Bukan Pekerja, Perpres Bakal Atur THR hingga Bonus?
-
Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa
-
Paspampres Kerahkan Senjata Canggih hingga Anti-Drone untuk Amankan HUT ke-81 RI
-
Nasib THR Ojol Usai Jadi UMKM: Bukan Pekerja Formal, Ikut Perjanjian Kemitraan
-
Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor
-
Kontradiksi Era Digital: Mau Merdeka Finansial tapi Masih Pakai Paylater
-
Toyota Mulai Data Calon Pemilik Land Cruiser FJ di Indonesia
-
PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak
-
Kecelakaan atau Bunuh Diri? Polisi Usut Kematian Siswi SMA Tertabrak KRL di Jurangmangu
-
Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Belum Serahkan Memori Banding