Selebtek.suara.com - Kasus pembunuhan terhadap Brigadir J yang diotaki oleh Ferdy Sambo telah menyita perhatian banyak warganet. Kasus ini juga ikut menyeret nama Putri Candrawathi yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.
Dalam laporan awalnya, Putri Candrawati menyebut bahwa ia menjadi korban pelecahan seksual dari Brigadir J oleh karenanya ia memohon perlindungan dari LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban).
Akan tetapi, permohonan perlindungan yang diajukan oleh Putri Candrawati ditolak oleh LPSK lantaran sikapnya yang dinilai tak kooperatif ketika dimintai keterangan.
"LPSK merasa, ya memang kurang kooperatif ibu ini," ujar Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo.
Baru-baru ini Komnas Perempuan, Siti Aminah Tardi mengkonfirmasi bahwa Putri Candrawati mengidap depresi dan Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) berdasarkan hasil pantauan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Pernyataan ini seolah-olah membantah tudingan warganet yang menyebut istri Ferdy Sambo pura-pura depresi untuk menghindari jeratan hukuman.
"Dari pernyataan LPSK, sudah dikonfirmasi bahwa Ibu Putri memang mangalami depresi dan PTSD. Jadi trauma yang dialaminya bukan mengada-ada," ujar Situ kepada wartawan pada Kamis (18/08/2022).
Siti Aminah juga menyarankan agar Putri Candrawati mendapatkan penanganan sari ahli psikologis professional agar ia dapat memberikan keterangan yang belum tersampaikan atas kasus penembakan terhadap Brigadir J.
"Sedari awal kami merekomendasikan agar Ibu Putri ditangani tim yang komprehensif yang terdiri dari psikiater, psikolog klinis dan tenaga kesehatan untuk membantunya pulih dan dapat memberikan kesaksiannya," ujar Siti.
Siti menyebut dirinya akan terus memantau istri Ferdy Sambo agar seluruh haknya dapat terpenuhi.
"Komnas perempuan akan melakukan pemantauan bagaimana proses keadilan san pemulihan ibu P," pungkasnya.(*)
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Jangan Sampai Kehabisan! Promo Indomaret Terbaru April Banyak Diskon Besar & Beli Gratis
-
Cek Fakta: Heboh Donasi Fantastis ke Iran dari Warga RI, Benarkah atau Hoaks?
-
Review Jujur Sepatu Lari Murah di Decathlon, Layakkah Dipakai Lari 5 Km Setiap Pagi di 2026?
-
Siswa SMP Islamic Center Siak Meninggal Kena Ledakan Senapan 3D saat Ujian Praktik
-
Bayi di Kampar Diberi Nama Ali Khamenei, Langsung Didatangi Kedubes Iran
-
Cara Memilih Sunscreen Spray yang Tidak Merusak Makeup di 2026, Lengkap dengan Rekomendasi Produknya
-
L'Oreal Brandstorm 2026: Anak Muda ITB Wakili Indonesia ke Paris Lewat Inovasi Parfum Pintar
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle