/
Kamis, 01 September 2022 | 11:08 WIB
Mbak Rara Pawang Hujan dan Dokter Richard Lee (YouTube dr.Richard Lee, MARS)

Selebtek.suara.com - Mbak Rara si Pawang Hujan ditantang Dokter Richard Lee untuk mengubah cuaca di lokasi podcast mereka. Rara diminta menurunkan hujan dalam waktu 10 menit dengan imbalan Rp500 juta.

Tantangan itu terucap saat mbak Rara Pawang Hujan menjadi tamu podcast milik Dokter Richard Lee baru-baru ini.

Awalnya, Rara memamerkan keberhasilannya menghentikan hujan di area tambang batu bara dalam waktu kurang dari 15 menit yang dilaporkan oleh timnya melalui ponsel.

Dokter Richard Lee lantas menantang Mbak Rara untuk mengubah cuaca di lokasi podcast mereka. Namun sang pawang hujan menolaknya dengan berbagai alasan.

"Jadi kita tidak boleh memainkan cuaca, menggeser-geser tanpa tujuan. Kalo ini kan saya tujuannya baik di tambang batu bara ada 500 pekerja di satu lokasi," kata Mbak Rara dalam tayangan pada Rabu (31/8/2022).

Mendengar alasan tersebut, Dokter Richard Lee kembali menanyakan kemampuan Rara.

"Tapi sebenarnya kamu bisa?," tanya Dokter Richard Lee.

Mbak Rara menegaskan ia bisa mendatangkan hujan. Kemudian ia menantang keberanian Dokter Richard Lee membayar jika ingin pembuktian langsung.

"Ya bisa, tapi kan kembali lagi. Ngapain kita.. berani bayar berapa Dok?" tantang Mbak Rara.

Baca Juga: Diduga Korban Genosida, Belasan Jasad Ditemukan Di Dua Kuburan Massal Di Libya

"Berapa kamu mau? Saya paling suka kalo kayak gini," jawab Dokter Richard Lee dengan antusias.

Meladeni tantangan Rara, Richard Lee langsung mengecek cuaca di lokasi syuting podcast mereka. Timnya memastikan saat itu cuaca sedang cerah.

"10 menit hujan, 500 juta," kata Dokter Richard Lee menantang.

Sayangnya Mbak Rara tetap menolak. Menurut dia, mengatur cuaca tidak bisa sembarangan dan butuh persiapan cukup panjang.

"Saya bukannya tidak mau uang dari Pak Dokter. Jadi ketika kita program satu hari minta cerah, itu harus continue. Jadi kalo Pak Dokter nantang saya ya besok," ujar Mbak Rara.

Bahkan Mbak Rara terang-terangan menyebut ia juga butuh melihat ramalan dari BMKG.

"Karena sebelum matahari terbit, saya akan minta cerah di batu bara, hujan di lokasi lain. Saya juga ngeliat BMKG juga," ujar Mbak Rara.

"Mungkin besok, dalam satu hari harus satu irama, kan saya udah minta cerah disini," sambungnya.

"Yaudah deh ga jadi, gak usah lah," pungkas Dokter Richard Lee menyerah.(*)

Sumber: Suara.com

Load More