Selebtek.suara.com - Diet merupakan pola makan yang diatur sedemikian rupa. Mulai dari cara, sumber, hingga jenis makanan. Dan umumnya diet dilakukan untuk mencapai berat badan yang ideal.
Dilansir dari healthline, salah satu diet yang bisa dilakukan adalah diet vegetarian. Diet ini dilakukan dengan cara lebih banyak mengonsumsi produk nabati dibandingkan dengan produk hewani.
Diet vegetarian sendiri terdiri dari beberapa jenis, yang mengatur jenis makanan apa saja yang harus disertakan dan dihindari di masing-masing jenis diet.
Berikut jenis-jenis diet vegetarian yang bisa dijadikan referensi:
1. Diet vegetarian lacto-ovo
Diet jenis ini menghindari daging, ikan dan unggas dalam menu dietnya. Namun tetap mengonsumsi telur, susu dan produk turunannya seperti keju, mentega, es krim dan yogurt.
2. Diet lacto-vegetarian
Lacto vegetarian tidak mengonsumsi daging, ikan, unggas, dan telur. Namun, masih mengonsumsi susu dan produk turunannya seperti keju, mentega, es krim dan yogurt.
3. Diet ovo-vegetarian
Baca Juga: Pengabdi Setan 2: COMMUNION Pamit Dari Bioskop, Berapa Total Jumlah Penontonnya?
Ovo vegetarian berbeda dengan dengan jenis lacto vegetarian yang tidak memakan telur dalam menu dietnya. Seorang ovo vegetarian tetap mengonsumsi telur namun tidak menikmati produk susu dan turunannya juga daging, ikan dan unggas.
4. Diet pescatarian
Pescatarian yang tidak memakan daging dan unggas tetapi memakan ikan. Terkadang mereka juga menambahkan telur dan produk susu ke dalam menunya.
5. Diet vegan
Diet vegan adalah pola makan yang menghindari semua produk hewani, termasuk semua daging dan ikan, juga produk telur, susu dan turunannya.
Beberapa orang yang menjalani diet vegan juga memilih untuk mengecualikan madu karena diproduksi oleh lebah.
Diet vegan hanya mengosumsi pada jenis makanan nabati. Ini termasuk buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan seperti kacang polong.
Selain itu, seseorang dengan diet vegan ini biasanya menghindari pembelian produk konsumen, seperti kosmetik, pakaian, dan sepatu, yang menggunakan bahan yang berasal dari hewan atau telah diuji pada hewan.
6. Diet flexitarian
Diet flexitarian dirancang agar lebih fleksibel dibanding diet vegan atau vegetarian yang ketat. Karena lebih menekankan pada manfaat makanan nabati sementara memungkinkan sejumlah kecil produk hewani. Namun seorang flexitarian secara teknis biasanya tidak akan dianggap sebagai vegetarian karena mereka kadang-kadang makan sedikit daging. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan