Selebtek.suara.com - Keisya Levronka seringkali gagal membawakan nada tinggi pada lagunya sendiri. Jika awalnya ia masih mendapat dukungan, kini orang-orang berbalik menghujat dan menilai penyanyi 19 tahun itu tidak pernah belajar dari kesalahan.
Indra Aziz, pelatih vokal ajang pencarian bakat Indonesian Idol X mengungkapkan alasan penyanyi Keisya Levronka tidak mau menurunkan nada saat menyanyikan lagu andalannya, Tak Ingin Usai.
Menurut Indra Azis, dia pernah menyarankan Keisya untuk menurunkan setengah nada lagu tersebut demi menghidari hal yang tidak diinginkan.
"Saya zoom dengan Keisya untuk ngebahas soal itu. Salah satu masukan saya buat dia, saya sarankan gini, kalau memang misalkan suara kamu lagi enggak fit, atau karena keadaannya terlalu riskan, turunin aja setengah kuncinya ya," terang Indra seperti yang dikutip dari YouTube VokalPlus, dilansir Suara.com.
Namun saran pelatih vokal Afgan dan Rossa itu tidak didengar oleh Keisya karena ia percaya sanggup mampu mengatasi hal tersebut.
"Dia (Keisya) nggak mau. Kenapa? Karena satu, dia percaya bahwa dia pasti bisa mengatasi masalah ini," kata Indra.
Indra Azis juga menambahkan, Keisya Levronka tidak ingin mengecewakan fans yang telah percaya padanya..
"Yang kedua, dia tidak ingin mengecewakan fans-nya. Fans-nya itu begitu percaya sama dia, udah menaruh kepercayaan, kok dia malah turunin kuncinya," lanjut Indra.
Menurut Indra menurunkan setengah nada merupakan solusi yang paling ampuh. Apa lagi hal tersebut tidak akan merusak lagu yang dibawakannya.
Baca Juga: Tips: Banyak Minum, Ini Manfaatnya
"Kalau menurut saya pribadi, itu nggak apa-apa, nggak akan merusak lagunya. Tapi dia nggak mau. Dia ingin membuktikan ke diri sendiri dan ke fans-nya bahwa dia bisa," terang Indra.
Sebelumnya, pelatih vokal Doddy Katamsi pun mengaku siap membantu memperbaiki teknik bernyanyi Keisya Levronka.
Menurut mantan vokalis Elpamas ini, Keisya punya kualitas vokal yang cukup baik hanya salah menggunakan teknik bernyanyi.
"Cuma di lagu yang satu ini kok mendadak dia nyanyi jadi ngotot pakai leher, sehingga berat dan susah di nada-nada tinggi," tutur Doddy Katamsi, Selasa (13/9/2022).
"Itu karena volume vokal kekerasan dan mendorongnya pakai leher. Harusnya pakai otot diafragma," lanjut Doddy Katamsi.(*)
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Terungkap, Alasan Keisya Levronka Tidak Mau Menurunkan Nada Nyanyikan Tak Ingin Usai
-
Terpopuler: Bocah Diperkosa Bertahun-tahun Hingga Kena HIV, Sosok Gadis Bercadar Tetap Asyik Baca Al-Quran Disorot
-
Nikita Mirzani Sentil Najwa Shihab, Artis-Artis Bocorkan Urusan Ranjang
-
Kicauan Keisya Levronka Dibalas Netizen Malaysia, Isinya Bikin Kaget
-
Dari Rasa Simpati, Warganet Kini Berbalik Antipati dan Menghujat Keisya Levronka
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati