Selebtek.suara.com - Mirip seperti cerita sinetron di televisi, karena tidak ada tetangga yang mau melayat, jenazah warga ini terpaksa diantara ke pemakaman oleh petugas kantor desa lantaran tidak ada tetangga yang mau melayat.
Melansir dari akun instagram @uhemez, kejadian tersebut diduga terjadi di daerah Kediri, Jawa Timur. Pada unggahan video tersebut memperlihatkan para petugas kantor desa tengah mengantar seorang jenazah tanpa ada warga sekitar yang mengiringinya.
Menurut informasi dari pemilik video, bahwa kabar meninggalnya jenazah tersebut sudah diumumkan. Tetapi para tetangga tidak ada yang menghiraukan, sehingga para petugas kantor desa akhirnya harus turun tangan.
Menurut pemilik video, usut punya usut orang yang meninggal tersebut tidak pernah mau datang melayat jika ada tetangganya yang meninggal. Tidak diketahui pasti kapan video tersebut diambil. Baik dalam video maupun unggahan tersebut tidak mencantumkan tanggal kejadiannya.
Unggahan ini pun mengundang komentar dari para warganet.
"Sering-seringlah sholat ke masjid, karena kehidupan berjamaah tidak hanya berguna untuk pembentukan lingkungan, karakter, cara berpikir, & kebiasaan-kebiasaan kita, tetapi juga menentukan siapa yang mengantarkan kita pada akhir petualangan di dunia ini. Yaah walaupun video ini masih dipertanyakan kebenarannya, setidaknya bisa dijadikan plejaran buat kita..." ujar akun @iy_batams
"Hukum alam keras ya disana" komentar akun @redi.albert
"Satu desa dosa semua" kata akun @riyanap0298
"Emang gak punya sodara sama sekali?" tanya akun @althafyudi
Baca Juga: Jangan Suka Begadang! Ini 3 Bahaya Kurang Tidur dalam Jangka Panjang
Tag
Berita Terkait
-
Urutan Sholat Jenazah yang Benar, Pahami Tata Caranya!
-
Ramai Tak Ada Iringan Warga dan Keluarga saat Jenazah Dikebumikan oleh Perangkat Desa di Kediri, Begini Faktanya
-
Kerabat Klarifikasi Jenazah yang Viral Digotong Tanpa Diiringi Tetangga: Banyak Warga yang Membantu
-
Fakta Sebenarnya Video Jenazah di Kediri Tak Ada yang Antar ke Makam Diduga Gegara Tak Pernah Melayat
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan