Selebtek.suara.com - Kasus korupsi yang menyeret Gubernur Papua, Lukas Enembe menjadi perbincangan hangat masyarakat. Deddy Corbuzier bersama Boris Bokir tidak ketinggalan menyoroti aksi Lukas Enembe yang diduga melakukan judi di Singapura.
"Gubernur Papua main judi kasino di negara singa putih, kalah Rp560 miliar, setengah triliun," ujar Boris Bokir di kanal YouTube Deddy Corbuzier, Minggu (25/9/2022), sebagaimana dilansir Suara.com
Deddy Corbuzier pun dibuat penasaran dari mana sumber dana yang jumlahnya fantastis itu.
"Uang dia pribadi itu?," tanya Deddy Corbuzier ke Boris Bokir.
Komika itu mengaku belum mendapatkan informasi lebih rinci mengenai asal uang Lukas Enembe. Namun menurutnya uang tersebut harusnya berasal dari dana pribadi.
"Nggak tahu. Harusnya sih uang dia pribadi. Masak joki pakai duit orang lain?," kata Boris Bokir.
Mendengar kata-kata Boris Bokir, Deddy Corbuzier langsung mengeluarkan lelucon satir tentang kemungkinan Lukas Enembe berjudi memakai uang negara.
"Itu dia. Pasti pakai uang pribadi dong. Nggak mungkin uang rakyat kan?," tanya Deddy Corbuzier lagi ke Boris Bokir.
Boris Bokir lagi-lagi tidak bisa menjawab pertanyaan Deddy Corbuzier. Sambil tertawa, sang komika berkata bahwa hanya Lukas Enembe sendiri yang tahu dari mana uang itu berasal.
Baca Juga: Media Massa Diminta Kedepankan Pemberitaan Menyejukkan Soal Papua, Jangan Perkeruh Suasana
"Nggak tahu. Itu hanya dia dan Tuhan yang tahu," ucap Boris Bokir.
Deddy Corbuzier berharap agar sumber dana Lukas Enembe diusut. Ia khawatir orang nomor 1 di Papua itu menyalahgunakan wewenang demi keuntungan pribadi.
"Oh, diperiksa KPK kalau gitu," tutur Deddy Corbuzier.
Diketahui, Lukas Enembe telah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap dan gratifikasi. Wakil Ketua KPK Alexander Marwata juga menyebut pihaknya juga telah menetapkan Bupati Mimika dan Bupati Mamberamo Tengah sebagai tersangka.
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap adanya transaksi perjudian yang dilakukan Lukas Enembe senilai USD 55 juta atau sekitar Rp560 miliar ke sebuah kasino.
Ketua PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan, transaksi perjudian bernilai fantastis itu dilakukan secara tunai oleh Gubernur Papua itu.
Berita Terkait
-
Lukas Enembe Diduga Setor Rp560 Miliar Kepada Kasino di Singapura, Ia kini Tersangka
-
Terbongkar! Harga Sewa Private Jet yang Digunakan Brigjen Hendra Kurniawan ke Rumah Brigadir Yosua
-
MAKI Bongkar Kasino Tempat Berjudi Lukas Enembe, Apa Fasilitas Mewah yang Diberikan?
-
Gubernur Lukas Enembe Ngaku Sakit Setelah Status Tersangka, KPK Beri Tanggapan Ini
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Cedera di Laga Liverpool vs PSG, Hugo Ekitike Terancam Absen Panjang
-
Hasil Liga Champions: Barcelona Tersingkir Meski Menang dari Atletico Madrid
-
Hasil Liga Champions: PSG Hancurkan Liverpool dengan Agregat 4-0
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan