/
Minggu, 25 September 2022 | 18:28 WIB
Gubernur Papua Lukas Enembe (Antara)

Selebtek.suara.com - Kasus korupsi yang menyeret Gubernur Papua, Lukas Enembe menjadi perbincangan hangat masyarakat. Deddy Corbuzier bersama Boris Bokir tidak ketinggalan menyoroti aksi Lukas Enembe yang diduga melakukan judi di Singapura.

"Gubernur Papua main judi kasino di negara singa putih, kalah Rp560 miliar, setengah triliun," ujar Boris Bokir di kanal YouTube Deddy Corbuzier, Minggu (25/9/2022), sebagaimana dilansir Suara.com

Deddy Corbuzier pun dibuat penasaran dari mana sumber dana yang jumlahnya fantastis itu.

"Uang dia pribadi itu?," tanya Deddy Corbuzier ke Boris Bokir.

Komika itu mengaku belum mendapatkan informasi lebih rinci mengenai asal uang Lukas Enembe. Namun menurutnya uang tersebut harusnya berasal dari dana pribadi.

"Nggak tahu. Harusnya sih uang dia pribadi. Masak joki pakai duit orang lain?," kata Boris Bokir.

Mendengar kata-kata Boris Bokir, Deddy Corbuzier langsung mengeluarkan lelucon satir tentang kemungkinan Lukas Enembe berjudi memakai uang negara.

"Itu dia. Pasti pakai uang pribadi dong. Nggak mungkin uang rakyat kan?," tanya Deddy Corbuzier lagi ke Boris Bokir.

Boris Bokir lagi-lagi tidak bisa menjawab pertanyaan Deddy Corbuzier. Sambil tertawa, sang komika berkata bahwa hanya Lukas Enembe sendiri yang tahu dari mana uang itu berasal.

Baca Juga: Media Massa Diminta Kedepankan Pemberitaan Menyejukkan Soal Papua, Jangan Perkeruh Suasana

"Nggak tahu. Itu hanya dia dan Tuhan yang tahu," ucap Boris Bokir.

Deddy Corbuzier berharap agar sumber dana Lukas Enembe diusut. Ia khawatir orang nomor 1 di Papua itu menyalahgunakan wewenang demi keuntungan pribadi.

"Oh, diperiksa KPK kalau gitu," tutur Deddy Corbuzier.

Diketahui, Lukas Enembe telah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap dan gratifikasi. Wakil Ketua KPK Alexander Marwata juga menyebut pihaknya juga telah menetapkan Bupati Mimika dan Bupati Mamberamo Tengah sebagai tersangka.

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap adanya transaksi perjudian yang dilakukan  Lukas Enembe senilai USD 55 juta atau sekitar Rp560 miliar ke sebuah kasino. 

Ketua PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan, transaksi perjudian bernilai fantastis itu dilakukan secara tunai oleh Gubernur Papua itu.

Dijelaskan Ivan, perjudian itu dilakukan Lukas Enembe di dua negara. Temuan itu sudah dianalisis PPATK dan disampaikan kepada KPK.(*)

Sumber: Suara.com

Load More