Selebtek.suara.com - Meski tanaman asli Indonesia, kantong semar atau biasa disebut nepenthes masih masih menjadi hal asing di telinga pecinta tanaman hias. Padahal tanaman keindahan tanaman ini tak kalah dengan yang lainnya.
Kantong semar adalah tanaman tropis yang tersebar mulai dari Australia, Indonesia, Republik Rakyat Tiongkok bagian selatan, Indochina, Malaysia, Filipina, Madagaskar bagian barat, Seychelles, Kaledonia Baru, India dan Sri Lanka.
Pendiri Indonesia Nepenthes Hybrid (INHR) Binarin Tito Andika menjelaskan nepenthes adalah tanaman yang unik. Periuk Kera nama lain nepenthes ini memiliki kantong yang mampu menangkap serangga, bahkan dalam kasus tertentu bisa menarik anak tikus.
"Menariknya lagi nepenthes juga dihadapkan banyak tantangan terkait suhu, kelembapan, dan pengaturan cahaya yang tepat untuk memelihara sampai usia dewasa sehingga hobi nepenthes itu tidak akan menarik bagi orang yang hanya ingin sesaat," katanya saat dihubungi via pesan WhatsApp.
Hobbyist nepenthes sangat solid
Karena hal itu, pasar nepenthes di Indonesia memang tidak begitu banyak layaknya aroid atau anggrek. Namun para hobbyist nepenthes itu bisa dibilang radikal.
"Radikal maksudnya sangat loyal menyukai nepenthes dan biasanya selalu memiliki nepenthes lebih dari satu," tutur pria yang berprofesi sebagai guru itu.
Tantangan untuk menanam nepenthes juga pada akhirnya memengaruhi lingkaran pertemanan mereka. Saling sharing dan berbagi pengalaman untuk merawat tanaman ini membuat para hobbyist menjadi dekat satu dengan lainnya.
Salah satu contohnya adalah membuat silangan nepenthes. Para hobbyist akan berbagi polen agar menghasilkan nepenthes jenis baru di pasaran.
"Sebagai tanaman dengan tipe setiap tanaman memiliki satu jenis kelamin, teman komunitas telah membuat sistem penjodohan nepenthes melalui group Facebook yaitu find your nepenthes partner," terangnya.
Baca Juga: Dipaksa Kosongkan Rumah, Wanda Hamidah Digeruduk Satpol PP dan Damkar
Mencoba melakukan pendataan
Sayangnya, belum ada pendataan lebih detail mengenai hibrid nepenthes. Hal itulah yang membuat Binarin Tito Andika berserta Hadi Susilo dan Imam Kisowo membuat INHR.
"Ide ini terpikir saat saya menemui id silangan nepenthes jaman dahulu tapi tidak diketahui siapa yang menyilang dan terkadang idnya tidak meyakinkan padahal bentuk fisik kantongnya bagus," tuturnya.
Para hobbyist bisa mendaftarkan nepenthes hibrid mereka di INHR melalu google form. Beberapa yang harus dilampirkan seperti foto indukan jantan, indukan betina dan nepenthes hybrid yang dihasilkan.
INHR juga diharapkan menjadi sarana branding baru bagi dunia internasional. Bukan hanya kaya akan nepentehs spesiesnya, dengan pendataan ini hobbyist luar negeri mengetahui ada banyak hasil hibrid nepenthes karya orang Indonesia.
"Selain database ini dapat menjadi insight untuk banyak orang, saya berharap database ini dapat membuka mata pemerintah bahwa nepenthes tidak selalu diambil dari alam," terangnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Buku Pelanggan adalah Bestie: The New Era, Ketika Pelanggan Bukan Lagi Raja
-
Israel Lumpuh, Iran Sulap 2 Wilayah Zionis Ini Jadi Kota Hantu
-
Perang Iran Picu Krisis Energi Global, Bisakah Energi Terbarukan Jadi Jalan Keluar?
-
3 Kunci Utama Selamat dan Nyaman Lewati Arus Balik Lebaran Tahun 2026
-
Bak di Tempat Wisata! Pemudik Asyik Piknik di Bahu Jalan, Petugas Langsung Turun Tangan
-
Garmin Rilis Pokmon Watch Face, Bikin Pantau Tidur Jadi Lebih Seru
-
10 Perbedaan Sunscreen dan Sunblock yang Perlu Kamu Ketahui
-
8 Sunscreen Terbaik untuk Mengatasi Kulit Belang Usai Mudik Lebaran
-
Diproduksi J.C.STAFF, Light Novel Magical Buffs Dapat Adaptasi Anime 2027
-
Satu Juta Lahan Adat di Sulteng Terancam Industri Pertambangan dan Perkebunan